[COMPLETED]
Adult!
"Aku membutuhkan tangisan dan kehancuranmu lebih dari apapun"
-- Varun Edward Levino
DONT COPY PASTE!
{Ditulis tanggal: 6 Juni 2019
Selesai ditulis: 17 Agustus 2019}
Chirkoot.
"Sudah kak. Semua sudah berlalu, sebaiknya kita pulang sekarang" ucap Hanny sambil menuntun tubuh kakaknya.
Helly yang mendengar suara adiknya langsung mengusap air matanya secara perlahan dan berusaha memunculkan senyumnya pada Hanny. Wanita itu tidak ingin menjadi lemah kembali dan membuat Hanny juga akan sedih melihatnya.
"Ah iya, ayo Han" jawab Helly dan mengusap nisan Zaroon sejenak sebelum melangkahkan kakinya untuk pergi dari tempat pemakaman.
"Kak, aku pergi ke kampus dulu ya" ucap Hanny dan mengambil tasnya.
Helly tersenyum dan mengangguk "Hati hati ya. Oh ya, kakak nanti pergi kerja, kalau kau sudah pulang dan merasa lapar, kakak sudah siapkan makanan dimeja makan"
"Siap kak. Bye.." Hanny pun berlalu pergi menuju kampusnya.
Helly kemudian menuju kamarnya untuk bersiap. Setelah selesai mandi, Helly mengeringkan rambutnya yang basah. Wanita itu harus pergi untuk sebuah pemotretan. Helly mengenakan hoddie berwarna pink fanta miliknya untuk menutupi tubuhnya yang kini hanya mengenakan tanktop dan mini skirt.
"Sir, aku datang! Pemotretan sebentar lagi bukan? Cepat rias aku sekarang" pinta Helly kepada asistennya.
Produser yang selalu membayar Helly tersenyum dan mengangguk. "Cepat Hel, dua puluh menit lagi pemotretan untuk sampul majalah kita akan dimulai" ucapnya.
Helly pun bersiap dan berdandan dengan sangat cantik. Wanita itu menjalani pemotretan untuk sampul majalah dan beberapa iklan lainnya yang terkenal di Los Angeles. Banyak photographer yang memotret Helly, wanita itu bekerja seprofessional mungkin. Setelah beberapa menit memotret, Helly merasa bingung karena pemotretannya hanya sebentar biasanya bisa sampai berjam jam.
"Ada apa sir?" tanya Helly dan turun dari stage.
"Ehm tunggu sebentar Hel, kita kedatangan seseorang" jawab sang produser yang dikenali bernama Frans Adelio.
Tak lama kemudian, terdengar suara heels yang memenuhi lantai dan mengalihkan semua pandangan orang orang termasuk Helly. Seorang wanita cantik dan sangat seksi dengan pakaian minim nya datang menghampiri mereka.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Hay sir. How are you?" ucapnya dan merentangkan tangannya pada Frans.
"Oh yes, i'm fine. How about you?" jawab Frans sambil menjabat tangan wanita itu dengan senang.
"Yes, i'm fine. Nice to work with you" jawab wanita itu dengan senyum dibibirnya.
Helly merasa risih melihat wanita itu yang tampaknya mencari muka didepan produsernya.
"Hel, perkenalkan dia Tasya Rebecca. Model baru kita disini, yang akan menggantikanmu" ucap Frans dan memperkenalkan Tasya pada Helly.
Tasya menatap Helly lalu menjabat tangannya dengan sedikit tidak suka. Sedangkan Helly merasa bingung dengan perkataan Frans.