Selamat pagii✨
******
Helly selalu menjalani job nya dengan baik, bahkan seprofessional mungkin saat dia menjadi model dewasa. Tapi tuntutan pekerjaannya semakin berat dan menuju level yang lebih panas, El dan Niko malah menyuruhnya kini menjadi bintang porn dengan menelanjangi tubuhnya sendiri. Tentu saja dia tidak mau, itu semua sangat rendah baginya. Tapi jika dia menolak, kontrak kerja dan uang lah yang akan menjadi masalahnya. Helly sama sekali tidak ingin jatuh miskin, namun hatinya menolak untuk bekerja seperti ini. Bimbang, dan dia juga sebenarnya merasa lelah dengan bekerja seperti ini, Helly ingin bekerja layak seperti wanita pada umumnya.
Mungkin keberuntungan berpihak padanya kali ini, Varun menawarinya bekerja dikantornya dengan menjadi sekretaris. Helly pun awalnya menolak, jika dia bekerja bersama Varun maka akan semakin susah untuk menjauhinya. Tapi jika tetap disini, Helly sudah tidak tahan lagi. Akhirnya.. dia menyetujuinya. Varun pun merasa senang mendengarnya karena memang dari awal pria itu tidak suka dengan pekerjaan Helly yang menjadi model dewasa. Varun pun menstop kontrak kerja Helly dengan El dan berpindah tugas ke perusahaannya.
Singkat cerita, kini Varun membawa Helly ke perusahaannya. Helly kembali menatap kagum gedung gedung mewah dan berkilau yang selalu memanjakan kedua matanya. Asli memang, semua milik Varun akan selalu membuatnya kagum.
Varun mengajak Helly keruangannya, pria itu tampak menelfon seseorang untuk datang. Tak lama kemudian, datanglah Teja yang memandang sinis pada Helly, sedangkan Helly sendiri berpikir kenapa Varun memanggil kekasihnya ini? Wanita yang sama saat dia lihat diaula bioskop sedang bergelayut manja dilengan Varun saat itu.
"Apa ini? Dia lagi..?" tanya Teja dan menatap Helly dengan tak suka.
"Aku ingin memberitahumu sesuatu. Perkenalkan, dia Helly. Dia akan menjadi sekretarisku" ucap Varun.
"Apa?! Sekretarismu? Varun, apa kau lupa aku adalah sekretarismu ha?!" pekik Teja.
"Kau bisa aku pindahkan menjadi staff"
"Tidak! Aku tidak mau!"
"Baik, jika kau tidak mau kau silahkan pergi dari kantorku!"
Teja membulatkan matanya, wanita itu kemudian mendekati Varun dan menggenggam tangannya.
"Honey, kenapa kau seperti ini? Aku kan kekasihmu, jahat sekali kau ingin menggantikan posisiku dengan dia!"
Varun merasa risih dan mencoba melepaskan dirinya yang kini tengah dipeluk Teja sambil merengek.
"Aku hanya ingin Helly yang menjadi sekretarisku!" tegasnya.
"Var, tidak apa apa. Aku bisa menjadi karyawan biasa saja disini, biarkan dia tetap menjadi sekretarismu" ucap Helly sambil memandang Teja.
"Tuh, lihat dia. Wanita itu saja mengalah padaku! Oh ayolah, honey.."
Varun pun terdiam, pria itu kemudian mendekatkan dirinya dengan Teja
"Dengar Teja, aku sudah lelah denganmu. Kau selalu memanfaatkan diriku dan mengancamku. Aku muak dengan itu, sekarang jika kau masih ingin bekerja disini silahkan tapi tidak dengan menjadi sekretarisku, tapi jika kau masih protes aku tidak perduli silahkan kau keluar dari ruanganku dan satu hal tanpa membawa gaji mu darisini!"
Tubuh Teja terhuyung saat Varun mendorongnya, dia merasa sangat kesal dengan perlakuan Varun. Sedangkan Helly semakin merasa bingung, apalagi saat melihat Varun tengah berbisik pada Teja.
"Varun! Jangan lupakan tentang aibmu itu! Kau ingin aku sebarkan ha?!"
"Cih, sebarkan saja. Aku tidak takut. Kalau bisa keluarkan dan pamerkan video diponselmu itu sekarang" pinta Varun dengan santai.
"Oke! Aku akan memperlihatkannya disini. Dihadapan wanita ini agar dia tahu bagaimana sifat aslimu!" ucap Teja sambil melirik pada Helly.
Teja pun kemudian mengambil ponselnya dan mencari video yang selama ini dia simpan, tapi sama sekali tidak ada. Padahal seingatnya dia sudah menyimpan file video itu dengan aman. Tapi sekarang tidak ada. Teja pun merasa panik.
"Mana? Perlihatkan pada kami disini Teja.." Varun menyeringai dengan puas.
"Sialan! Kau pasti sudah berhasil menghapusnya bukan?!"
"Hei, jangan berteriak padaku! Sebenarnya siapa kau disini? Aku selalu baik padamu, tapi kau malah memanfaatkanku dengan ancaman tidak bergunamu itu. Kau membuat video itu dengan kelicikanmu dan mencoba untuk menjebakku. Dengar Teja, aku bisa saja melaporkan perbuatanmu ini pada polisi, dengan alasan kau memerasku dan memalsukan hal tentang diriku. Kau ingin itu?"
Teja pun hanya bisa terdiam, kali ini wanita itu tidak bisa berbuat apa apa. Video itu yang selalu menjadi bahan ancamannya untuk Varun agar selalu menuruti perintahnya kini sudah tidak ada. Teja pun juga tidak ingin masuk penjara, wanita itu pun memilih untuk pergi dengan cepat, Varun yang melihatnya semakin merasa puas.
"Sebenarnya ada apa ini? Kenapa kau bertengkar dan berdebat dengan kekasihmu itu? Aku tidak mengerti.."
Varun menatap pada Helly saat mendengar suaranya, pria itu perlahan mendekatinya.
"Dia bukan kekasihku Hel"
Helly terdiam sambil mengernyitkan dahinya, "Lalu?"
"Dia Teja, wanita yang selalu memanfaatkanku. Dia ingin mendapatkan diriku dengan sebuah ancaman yang dia pikir akan membuatku takut. Aku muak harus selalu menurutinya"
Sedangkan Helly semakin tidak mengerti dengan perkataan Varun.
"Kau pasti tidak mengerti, baik akan kuceritakan semuanya padamu"
Varun kemudian menceritakan bagaimana Teja bisa memanfaatkan dirinya dengan keadaan. Varun juga terpaksa menceritakan pada Helly, bahwa dirinya pernah menyentuh Teja sebagai pelampiasan atas dirinya.
"Jadi kau.."
"Aku tidak sadar saat itu, aku mabuk dan hilang kendali. Saat itu aku sangat merindukanmu Hel, aku hilang akal karena cintaku. Dan saat aku melihat Teja aku melampiaskan gairahku padanya. Tapi dia tidak sampai hamil, dia baik baik saja. Lalu setelah itu dia mulai memanfaatkanku dan menjebakku lagi dengan membuat sebuah video dimana dia seakan diperkosa olehku. Kemudian menjadikan video itu sebagai ancaman bagiku yang mungkin akan membawa aib untukku, tapi aku berhasil menghapusnya secara diam diam"
Helly terlihat menunduk dan diam. Ternyata Varun dulu sebegitu cinta padanya dan merasa kehilangan karena dirinya, tapi Helly tidak pernah menduga hal itu.
"Ya Hel, aku masih mencintaimu. Cintaku padamu tidak akan pernah berubah sampai kapan pun. Kau akan tetap menjadi pengisi dihatiku, dan itu tidak akan pernah bisa digantikan oleh siapapun"
"Tapi aku tahu, kau mungkin tidak mencintaiku. Aku sadar diri akan hal itu, jadi ya sudahlah.. aku juga tidak ingin mengusik hidupmu lagi. Hubungan kita hanya rekan kerja disini, kau adalah sekretarisku mulai sekarang"
Varun pun kembali duduk dikursinya dan mengambil berkas berkas dimejanya lalu memberikannya pada Helly "Ambil ini dan pergilah keruanganmu, lalu pelajari apa yang menjadi tugasmu disini Hel" pintanya.
Helly pun mengambilnya dengan gugup, "Thank you Varun. Aku..aku permisi" ucap Helly dan berlalu dengan cepat meninggalkan Varun yang masih menatapnya.
Tbc..
⭐ hiyaa..
KAMU SEDANG MEMBACA
SLOWLY DESTROY [END]
Roman d'amour[COMPLETED] Adult! "Aku membutuhkan tangisan dan kehancuranmu lebih dari apapun" -- Varun Edward Levino DONT COPY PASTE! {Ditulis tanggal: 6 Juni 2019 Selesai ditulis: 17 Agustus 2019} Chirkoot.
![SLOWLY DESTROY [END]](https://img.wattpad.com/cover/188840189-64-k844766.jpg)