Beberapa saat kemudian mereka tiba di Bali.
"Vin, kita ke resort dulu atau langsung jalan?" tanya Michelle
"Mampir hotel sebentar kak." jawab Kevin
"Oke,ke resort pak." ucap Michelle sambil menyebutkan nama sebuah hotel.
"Baik." jawab supirnya.
10 menit kemudian mereka sampai di hotel,Mila di buat terpesona dengan keindahan pemandangan di sekitar resort.
"Luar biasa, gak nyangka akhirnya aku bisa sampai di sini terima kasih. ucap Mila dengan mata berkaca-kaca.
"Kamu kenapa sedih sayang? "tanya Kevin.
Flashback on
Waktu SMA, pihak sekolah merencanakan sebuah acara perpisahan di Bali, selama 3 tahun aku menabung dari sisa uang jajan, aku sudah bersemangat untuk pergi tapi 3 hari sebelum aku berangkat, penyakit mama kambuh dan akhirnya meninggal, akhirnya uang itu aku gunakan untuk kebutuhan sehari-hari. jawab Mila
Flashback off.
"Jangan sedih, kita punya waktu 2 hari, aku siap mengantar kamu kemanapun kamu mau." ucap Kevin.
"Makasih." jawab Mila tersenyum.
"Susah ya jalan sama orang yang lagi kasmaran serasa dunia milik berdua,ini kunci kamar kalian, aku masuk dulu." ucap Michelle bergegas meninggalkan keduanya.
"Yah,Kak Michelle marah, maafkan aku." ucap Mila merasa bersalah.
"Udah biarin,dia hanya menggoda kita, masuk yuk, jangan terlalu di pikirkan." ajak Kevin sambil menarik kopernya.
Sesampainya di kamar Mila di buat takjub dengan pemandangan di depan kamar yang langsung menghadap ke arah pantai.
"Vin kita bisa lihat sunset dari ini, tolong cubit aku, agar aku yakin semua ini bukan mimpi ucap Mila.
Tak disangka kesempatan tersebut justru di gunakan Kevin untuk mencium bibir istrinya.
Mila terdiam sesaat sebelum akhirnya berkata, "Aku minta di cubit bukan di cium."
"Di cubit itu sakit,di cium aja biar lebih berkesan." jawab Kevin bergegas pergi.
"Dasar modus,awas kamu ya." ucap Mila kesal.
"Maaf sayang, aku gak sengaja, tolong ambilkan handuk, aku mau mandi sekalian." ucap Kevin.
"Oke tapi bajunya ambil sendiri." jawab Mila.
"Tolong siapkan sekalian makasih sayang." ucap Kevin.
Dasar manja gumam Mila sambil menyiapkan pakaian suaminya.
10 menit kemudian Kevin selesai mandi,ia tersenyum melihat Mila tertidur, capek ya, tidur yang nyenyak,I love you sayang gumam Kevin mencium kening istrinya.
Satu jam kemudian,Mila terbangun,ia terkejut melihat langit yang mulai gelap,ia bergegas turun dari ranjang dan membuka pintu balkon, beberapa saat kemudian matahari mulai terbenam, Kevin memeluk Mila dari belakang sambil berkata, matahari bisa terbenam tapi api cinta kita tak boleh padam,"I love you my wife,
"I love too my hubby." jawab Mila, mendengar sang istri membalas ucapannya Kevin benar-benar merasa bahagia.
Setelah matahari terbenam,Mila berniat masuk ke kamar, tapi tiba-tiba Kevin menahan tangannya,"Ada apa, aku mau mandi?" tanya Mila.
'Tunggu sebentar sayang,ayo duduk." jawab Kevin, keduanya saling bertatapan, akhirnya sebuah ciuman kembali mendarat di bibir Mila namun kali ini ciuman itu lebih lama, bahkan Mila sampai tidak sadar bahwa saat ini mereka berada di kamar mandi.
"Mandilah, terima kasih." ucap Kevin setelah mendudukkan Mila di bathtub.
"Tidak tetaplah di sini,kita mandi bersama." jawab Mila dengan mata berbinar,tanpa menunggu lagi Kevin juga masuk ke dalam bathtub bahkan saat ini Mila duduk di pangkuannya.
"Sayang kamu yakin siap melakukannya?" tanya Kevin.
"Ya, anggap saja kita sedang melakukan pemanasan." jawab Mila.
"Sayang kamu ternyata jail juga, kalau begini sebaiknya kita bermain di kamar." saja ucap Kevin.
"Tidak, kita harus melakukannya di sini supaya kita lebih rileks,ayo sentuh aku, aku milikmu sayang." jawab Mila sambil menggoda suaminya.
"Kamu yang mengundang ku jadi jangan salahkan aku jika nantinya sebuah kehangatan bisa berubah menjadi kedinginan." ucap Kevin tersenyum.
"Jangan lakukan di sini, nanti malam saja, aku janji." jawab Mila.
"Oke sayang, aku mengerti maafkan aku." ucap Kevin, mulai memainkan tangannya di tubuh sang istri.
30 menit kemudian mereka selesai
"Mila....kita shopping yuk." ajak Michelle.
"Ya kak sebentar." ucap Mila segera berganti pakaian lalu membuka pintu kamarnya.
"Kak, gak salah mau shopping sekarang?" tanya Kevin.
"Gak lah bsk pagi kak pulang,jadi lanjutkan liburan kalian." jawab Michelle.
"Kok pulang gak seru deh." ucap Mila.
"Jangan sedih, Jakarta Singapura itu dekat,kita bisa bertemu lain waktu, liburan ini adalah hadiah dari ku untuk pernikahan kalian." jawab Michelle tersenyum.
"Makasih kak." jawab mereka bersamaan.
"Sama-sama, tapi aku pinjam istri mu. ucap Michelle.
"Boleh, tunggu sebentar, aku ingin bicara dengan Mila." jawab Kevin.
"Gunakan ini untuk keperluan mu, tolong jangan menolak." ucap Kevin menyerahkan kartu kreditnya.
"Oke, aku terima, makasih. " jawab Mila tersenyum
"Aku siap,ayo kak." ucap Mila.
Kak waktu kalian,2 jam ucap Kevin melalui sebuah pesan singkat.
Siap, persiapkan semua dengan baik, semangat. balas Michelle.
"Ada apa kak,ayo berangkat." ajak Mila
"Ya,ayo kita pergi ya Vin." jawab Michelle lalu keduanya berjalan ke sebuah toko pakaian terdekat.
"Oke hati-hati." jawab Kevin tersenyum.
20 menit kemudian mereka tiba di toko, Michelle segera memilih beberapa pakaian.
"Mila kamu kenapa diam, ayo pilih yang kamu mau?" ajak Michelle,
"Aku binggung milihnya." jawab Mila.
"Oke sini aku bantu, kamu suka model baju yang gimana tanya Michelle.
"Aku sukanya baju simpel." jawab Mila.
Kalau dress suka gak, tanya Michelle.
"Gak terlalu sih, aku lebih suka pakai kemeja, atau kaos." jawab Mila.
Rupanya kamu sedikit tomboi ya,tapi sebagai istri seorang pengusaha muda kamu harus bisa menyesuaikan diri, aku belikan beberapa dress, nanti dipakai ya." ucap Michelle
"Makasih kak oh ya sekalian bantu aku memilih kemeja untuk Kevin, aku ingin memberikan hadiah untuknya." jawab Mila.
"Oke, Kevin itu gak suka warna baju yang terlalu mencolok,dia paling suka warna biru,tapi bisa juga warna lain misalnya, putih, merah hati, dan abu-abu." jelas Michelle sambil memilih beberapa kemeja.
"Makasih kak, kita pulang yuk." ajak Mila
"Tunggu Mila sebelum pulang, sebelum pulang kamu pakai dress ini." ucap Michelle.
"Untuk apa, ini sudah malam." jawab Mila.
"Hari ini ulang tahunnya resort mereka mengadakan dinner untuk pengunjung pertama." ucap Michelle.
"Tunggu untuk pengunjung pertama, tapi aku lihat di resort hanya ada kita bertiga." jawab Mila.
"Sudah jangan banyak tanya,pakai dress-nya,acara akan segera di mulai." ucap Michelle sedikit kesal.
"Oke kak, jangan marah." ucap Mila tersenyum lalu mencium pipi Michelle dan bergegas ke ruang ganti, "Hallo kak,supir udah otw, aku harap Mila sudah selesai.
"Oke semua beres,Mila ayo kita udah di tunggu." ucap Michelle
"Ya sebentar kak." jawab Mila berjalan keluar dari ruang ganti.
"Pakai ini juga." ucap Michelle yang sudah menyiapkan heels untuk Mila.
Aku gak bisa kak, pakai sepatu aja ya jawab Mila memohon.
"Gak bisa kalau pakai sepatu gak cocok sama bajunya, ayolah kita sudah di tunggu." ucap Michelle berusaha membujuk Mila.
Oke deh demi kakak tapi bantuin jalannya jawab Mila.
Ya, itu gak terlalu tinggi kok, lagipula kita sudah di jemput ucap Michelle
Siapa lagi tanya Mila.
Nanti kamu juga tahu,ayo jawab Michelle.
20 menit kemudian mereka sampai di resort, sesampainya di sana Mila di jemput seseorang bertopeng untuk masuk ke dalam resort.
Siapa kamu? tanya Mila mulai ketakutan.
Tanpa menjawab Kevin menatap mata istrinya seolah berkata, Ini aku jangan takut.
Mata itu Kevin gumam Mila dalam hati, lalu mengikuti langkah suaminya.
Beberapa saat kemudian, mereka sampai di lokasi,Mila di minta untuk, duduk sementara pria itu berlutut di hadapannya.
"Aku tahu, aku bukan manusia sempurna tapi cintaku sempurna untuk kamu, aku tahu ini baru awal dari perjalanan cinta kita, mungkin ke depannya kita akan ada masalah tapi aku harap kita bisa menjadi masalah itu sebagai kekuatan untuk rumah tangga kita, "I love you sayang." ucap Kevin membuka sambil topengnya.
"Terima kasih sudah mencintaiku sedalam itu, aku akan setia padamu selama kamu tidak menyakiti ku, jujur masih ada sedikit trauma di benak ku,tapi kesungguhan mu aku untuk belajar percaya,"I love you too sayang." jawab Mila.
"I love you more sayang, selamat makan." ucap Kevin.
"Makasih." jawab Mila dengan mata berkaca-kaca.
Selesai makan, Kevin segera menggendong istrinya ke kamar, sesampainya di tak ada lagi kata yang terucap, ini saatnya cinta yang bicara.
Hari itu,Mila benar-benar larut dalam kebahagiaan yang luar biasa, karena selain mencari kekasih ia juga resmi menjadi istri dari suaminya.
"Terima kasih sayang, aku beruntung memilikimu." ucap Kevin mencium kening istrinya lalu berbaring di samping Mila.
"Sama-sama, terima kasih sudah menghapus semua luka hatiku." jawab Mila sambil bersandar di pelukan suaminya dan memeluknya erat.
