Dpat jawaban, siapa sebenarnya keluarga Denandaksa. Ada yang udah nebak?
Kalau benar, komen ya><
_
_
_
Selamat membaca.
*****
"Ryandito Denandaksa."
Mendengar itu, Aksa dan Alaska membulatkan mata karena nama itu sungguh tidak asing. Berbeda dengan mereka berdua, geng Kencana malah ternganga lebar dengan raut wajah terkejut.
"O-om Ryan?" Aksa bergumam pelan. Ia baru saja ingat nama itu. Perusahaan D'nansa Company yang dimiliki keluarga Denandaksa, ternyata adalah Ryan. Ayahnya si kembar.
Walaupun mereka mengenal Kejora, mereka tidak pernah mengetahui dan tidak menyadari jika nama ayah Kejora sangat mirip dengan perusahaan dan marga itu.
"Gue baru nyadar, kalau nama marga Om Ryan itu Denandaksa," sahut Juni.
Rasya menatap mereka. "Jadi, apa kalian paham maksud tujuan Morlan ke perusahaan itu?" Ia sungguh tak mengerti ketika mendengar Morlan masuk ke dalam perusahaan milik Ryan. Ia memang mengetahui marga mereka karena Kejora adalah sahabat cewek yang bisa di katakan dekat. Waktu mengetahui itu, ia jadi tau siapa Kejora sebenarnya, cucu dari pemilik sekolah ini, dan juga ia di suruh diam agar orang lain tidak mengetahui identitas asli mereka.
Aksa menatap Alaska yang sedang bersandar di tembok dengan tangan melipat di bawah dada. Melihat Aksa, alis Alaska terangkat lalu menyahut santai, "dendam."
Sontak, Rasya membelalakkan matanya mendengar. Ia tak bisa membayangkan jika keluarga itu hancur. Apalagi dirinya adalah sahabat Kejora. Bagaimana orang yang di celakai Morlan adalah Kejora? Atau bahkan semua anggotanya?
"Sa! Kita harus cegah rencana Morlan!" tukas Rasya berat. Ia seperti was-was. Begitu juga dengan Aksa. Cowok itu jadi kepikiran tentang Ara. Ara adalah sosok yang tidak banyak di ketahui orang lain mengenai rahasia. Bagaimana jika Ara? Tebakan Aksa kali ini tidak bisa di jawab. Sampai Morlan sendiri yang menjawab.
"Jadi ini maksudnya Morlan mau balas dendam sama keluarga itu? Atau salah satunya?" Setyo lagi-lagi heran.
Alaska memutarkan mata malas. "Dia, berarti satu." Teringat dengan pesan Morlan kemarin.
Sontak semua terdiam mendengar suara Alaska. "I-itu artinya? Kalau kita gak tau siapa target Morlan sebenarnya, kita harus cari tau kan? Dan juga... hati-hati jagain mereka karena cuma kita yang tau bakal ada rencana jahat mau datang?" tanya Sam diangguki Aksa.
Aksa menghela nafas. "Petunjuk lagi. Kita pasti bakal bisa nanganin ini. Dan jangan pernah bilang sama Ara ataupun yang lainnya dulu."
Ia tak menyangka, lagi-lagi satu rahasia Ara kembali muncul yang tidak di ketahui orang lain. Apa ada lagi rahasia yang di sembunyikan Ara? Aksa berpikir keras. Jika ada Angkasa di sini, mungkin cowok itu tak bisa berpikir karena Aksa tak mengetahui penyakit Ara.
"Oke. Abis pulang sekolah kita ke markas Antraz. Undang acara anggota baru sekalian ngomong masalah ini sama Bagas. Jadi abis itu gue langsung ke rumah sakit," titah Aksa lemah.
"Apa nggak ada petunjuk tentang orang yang bantuin Morlan? Gue cuma takut, kalau orang itu mata-mata'in kita." Juni bertanya ragu.
KAMU SEDANG MEMBACA
STARLA [END]
JugendliteraturCerita : TAMAT (Part masih lengkap)✓ (Follow dan vote komentar jangan lupa, biar adem gitu haha) [PERJUANGAN DAN PERSAHABATAN DISEBUAH KEHIDUPAN] Pertemuan antara Sang Raja Jalanan dan sosok perempuan bermata biru penuh teka-teki, dan sifat yang san...
![STARLA [END]](https://img.wattpad.com/cover/222070326-64-k387078.jpg)