24. Ketulusan Selir Athi

42.3K 4.7K 78
                                        


Happy reading!!^^

_____________________ _ _

🌹🌹🌹

"Saat takhta terancam dan nama baik tergerus, penghinaan terbesar bukanlah kekalahan di medan perang. Melainkan fakta bahwa belati yang menusuk punggungmu adalah milik putrimu sendiri."

– Auth. Ell


🌹🌹🌹
_ _ _______________________




***

Fakta bahwa permaisuri Liu Mei yang membunuh permaisuri terdahulu serta putri Lan Shi yang sering menindas putri Azkia kini sudah menyebar luas bagaikan virus. Masyarakat kerajaan Qiang kecewa ketika mendengar putri Lan Shi, sang idola mereka memiliki sifat iblis yang suka menindas, mereka yang selama ini memuja muji putri pertama kerajaan Qiang itu kini hanya tersisa makian serta gunjingan.

Putri Lan Shi kebanggaan semua orang, dia putri yang terkenal tegas dan memiliki citra yang sangat bersih di mata masyarakat. Tapi, hanya dengan satu fakta itu pandangan semua orang tentang anggota kerajaan Qiang kini berbeda-beda.

Untuk pertama kalinya, mereka mempertanyakan semua desas-desus yang selama ini beredar mengenai Putri Ketiga. Mana yang harus mereka percayai? Putri lemah yang biasa mereka bicarakan atau sosok kejam yang kabarnya baru saja menyiksa permaisuri Liu Mei dan putri Lan Shi? Kabar itu terdengar mustahil dan sedikit agak gila untuk dipercaya.

Sedangkan Permaisuri Liu Mei dan Putri Lan Shi, kabar bahwa keduanya berada di ambang tragis sama sekali tidak membangkitkan simpati rakyat. Masyarakat Qiang justru murka. Mereka merasa telah memuja sosok yang salah selama bertahun-tahun. Kini, setelah topeng keduanya tersingkap, gelar dan kehormatan yang mereka sandang terasa seperti penghinaan bagi Kerajaan Qiang sendiri. Sebagian rakyat terang-terangan bersyukur melihat nasib yang menimpa mereka.

Tetapi disini ... Kaisar Li Quan lah yang menjadi pihak yang paling di rugikan. Berita itu benar-benar aib terbesar yang sangat memalukan karena dimata masyarakat sekarang ia tengah menjadi perbincangan paling panas.

Tentang kaisar yang di butakan oleh cinta.

Kaisar yang menuntun iblis naik ke singgasana.

Kaisar yang mengabaikan tangis darah dagingnya sendiri.

Dan kaisar yang tidak tahu menahu mana yang baik dan mana yang buruk.

Bagi Kaisar Li Quan, itu bukan hanya rasa malu yang menyesakkan dada tapi juga kemarahan yang membara. Ia menghantam meja hingga cangkir-cangkir pecah dan tinta tumpah ke seluruh dokumen penting. Para kasim dan pejabat istana yang tengah bertugas di ruang kerja langsung menunduk ketakutan.

"Siapa?!" Kaisar meraung murka, kedua tangannya mengepal dan urat di lehernya menegang. "Siapa pejabat rendah yang telah menyebarkan aib keluarga kerajaan ini ke masyarakat luar?!"

Tidak ada jawaban. Yang terdengar hanya isakan tertahan dan desahan gugup para pelayan.

"Kalian semua tak berguna!!" bentaknya. "Aku sudah peringatkan, masalah ini cukup diketahui oleh orang di lingkaran istana! Tapi lihat sekarang! Seluruh negeri memperbincangkan kebusukan di dalam darah bangsawan Qiang!"

Ia berdiri dan menendang meja pendek di hadapannya hingga terjungkal.

"Keluar! Panggil Perdana Menteri sekarang juga!" serunya. "Dan siapkan regu bayangan. Suruh mereka mencari akar kebocoran ini! Jika kutemukan siapa pengkhianatnya, akan ku pastikan dia dicincang hidup-hidup di depan gerbang istana!"

𝑻𝑰𝑴𝑬 𝑻𝑹𝑨𝑽𝑬𝑳 : 𝑂𝑓 𝑎 𝐶𝑜𝑙𝑑-𝐻𝑒𝑎𝑟𝑡𝑒𝑑 𝑊𝑜𝑚𝑎𝑛Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang