Note : yang belum tau arti dari 'Ana uhibuk' di scene Tererys kemarin, 'Ana uhibuk' itu artinya 'saya mencintaimu'.😸
Guys, btw 28 agustus kemarin aku ulang tahun lho😙😂
•
•
•
Terlihat seorang laki-laki berpakaian rapi dan terkesan wibawa itu membaca dokumen dengan seksama, alisnya berkerut seiring bola mata yang bergerak-gerak meneliti sederet kalimat didalam map yang ada ditangannya.
"Berdasarkan hasil yang saya selidiki selama ini, Tuan William bukanlah putra kandung dari Tuan Elang." Ikhman membenarkan letak kacamatanya, "Tuan Elang menikahi Nyonya Arum yang berstatus janda anak satu, dan William merupakan putra kandung Nyonya Arum dengan suami pertamanya."
Jio menutup map nya, "bercerai?"
"Tidak, Tuan-."
"Ayolah, jangan panggil saya Tuan. Anda sahabat Om Arga, saya jadi risih dengan panggilan itu," sela Jio sambil mengangkat alis, meminta agar Ikhman berhenti memanggilnya dengan sebutan 'Tuan'.
Ikhman terkekeh, "baiklah Jio. Suami Nyonya Arum meninggal karena kecelakaan, dan diduga penyebab kecelakaan itu adalah mobil yang dikendarai Tuan Elang mengalami broken rem."
Jio mengepalkan tangannya disisi tubuh, entah mengapa dia masih trauma mendengar kata 'kecelakaan'. Sudah berapa nyawa dari krluarganya terenggut akibat kecelakaan.
"Berarti ketidaksengajaan?" Ikhman memanggut sebagai jawaban dari Tuan muda Grispara.
"Nama almarhum suami Nyonya Arum bernama Faiz. Waktu itu beliau turut membawa Nyonya Arum yang sedang hamil tua, beruntungnya nyawa Nyonya Arum dan bayinya--William, bisa terselamatkan."
"Saya pikir Tuan Elang selaku penyebab kecelakaan itu bertanggung jawab dengan menikahi Nyonya Arum dan membesarkan William bersama-sama," lanjut Ikhman sang Detektif ternama.
"Tapi Papi nggak suka anak laki-laki, dia bahkan meninggalkan saya dan Mami," ucap Jio sesak.
Ikhman menghela napas, "hanya alibi Tuan Elang agar berpisah dengan Mami kamu dan menikahi Nyonya Arum. Maaf sebelumnya, mungkin karena Mami kamu--Nyonya Reva mengidap penyakit."
Bahu Jio seketika merosot mendengar penjelasan dari Ikhman, dia menyeruput pelan kopi yang dihidangkan oleh Ikhman sambil memijat pelipisnya yang berdenyut.
Jio sama sekali tak menyangka betapa jahatnya Elang, ia pikir dengan mencari tau latar belakang Elang akan membuatnya sedikit luluh karena kebenaran.
Namun ternyata, semakin ia mengorek kebenaran, semakin banyak luka yang didapat.
Jio tidak ingin membanding-bandingkan. Tapi, Elang dan Gatra memang sangat berbeda, Gatra selalu berada disamping Naya walau tau istrinya sedang sekarat mempunyai kanker serviks dulu, tapi Gatra selalu mencintainya, menyempurnakannya, menemaninya sampai akhirnya dia yang mengalah pergi lebih dulu.
"Aduh!"
Dua orang berjas itu terjingkat kala mendengar suara sesuatu yang terbentur dari balik sofa yang diduduki Jio.
"Morgan!" tegur Ikhman pada putra semata wayangnya yang datang dari Surabaya tiga hari yang lalu.
"Eh maaf, Morgan cari pion catur, hilang satu." Morgan menggaruk tengkuknya yang tak gatal.
KAMU SEDANG MEMBACA
Different Marvasya [COMPLETED]
Teen FictionBagaimana mungkin aku dan dia akan menyatu, cara kami menyebut Sang Pencipta saja berbeda. (Marvael Arludra Grispara). Bicara tentang perbedaan, sebenarnya perbedaan itu indah, rasa ingin memiliki satu sama lain yang membuatnya terasa pedih. (Varasy...
![Different Marvasya [COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/244290906-64-k480355.jpg)