Author
Sempro.
"Gila, geter banget nih badan". Ujar Gena pada teman temannya.
"Atur nafas.. yuk bisa yuk. Tarik nafas.. buang...". Perintah Sasa.
Gena mengikuti perintah sasa dan mengatur nafasnya.
"Yuk bisa bu, dorongg...".
Plakkk
"Lo kira gue mau lahiran". Protes Gena.
"Gimana kalau gue nanti ngeblank, kalau mendadak pingsan gimana. Gimana sa..". Riuh Gena..
"Sianjing, lo jangan panik. Si juan sama kutu badak juga lama banget".
Sedari tadi Gena menunggu giliran tak henti hentinya mengeluh grogi.
Ceklek..
Semua orang mengalihkan pandangan ke pintu yang baru saja terbuka.
"Gimana Ken?". Tanya Gena.
Kendy yang baru saja keluar terlihat sangat pucat.
"Hampir meninggoy".
"Terus terusss.. jangan buat gue kecewa lo. Udah gue bawai bunga setaman juga nih". Sahut teman kendy.
"LANJUTTTT DONGGG, YAKALI NGULANG". Teriak heboh kendy dan langsung disambut pelukan teman temannya termasuk Gena.
"Gilak, gue kira ngulang anjing".
"Suami lo minta dibunuh Gen". Celetuk Kendy.
"Mulut looo, janda dong gue".
"Gue kode gak peka peka". Lanjut Kendy.
Ceklek.
Gio keluar dari ruangan itu dan menghampiri Gena.
"Siap?". Tanyanya.
Gena mengangguk kaku dan disambut senyuman Gio.
"Kenapa kamu tadi? Melototin saya mulu". Celetuk Gio ke Kendy.
"Enggak Pak, kelilipan doang tadi". Sahut Kendy.
"Break dulu, makan siang". Ujar Gio.
"Keburu blank nih hapalan". Rengek Gena.
"Jangan dihapal, dipahami. Saya tinggal ke Ruangan dulu, mau ambil sesuatu". Pamit Gio dan mengacak sekilas puncak kepala Gena yang langsung menjadi sorotan para mata yang ada disitu.
Saat berada dikampus dengan situasi ramai memang Gio selalu menggunakan kata "Saya" untuk sebutannya karena permintaan Gena. Kurang enak jika menyebut dirinya sendiri "Mas" dan didengar warga kampus, sedangkan ia masih Dosen Gena.
"Manis banget sih perlakuan Pak Gio ke lo". Celetuk Sasa.
"Yakan gue istrinya bego".
_________________________________________
"Gimana nih gimanaaa gue takut, sumpah tremor banget ini". Ujar Gena saat jatahnya masuk.
"Mau amer? Biar tenang". Celetuk Tiara.
"Sesat anjir". Gena memukul pelan lengan Adik Iparnya yang 11 12 sablengnya dengan dirinya.
"Lo minum dulu". Reyhan menyerahkan sebotol air yang tak penuh isinya.
"Air apaan nih, kobokan jangan jangan".
Gena mengamati air dalam botol itu.
"Buruuu, minum". Paksa Juan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Hot Relationship "After Marriage"
Teen FictionFOLLOW GUE DULU WOIIII!!!! * * * DISARANKAN UNTUK MEMBACA "HOT RELATIONSHIP" YANG PERTAMA DULU YA GUYS, SUPAYA VIBES NYA DAPET❤️ *** Menjalani hidup bersama Gio seakan membawa semerbak kebahagiaan untuk Gena. Namun, setelah satu tahun lebih menikah...
