Pertengkaran

5.3K 460 91
                                        

Author

"Jadi Pak Gio itu kakak lo?"

"Iya, sorry gue gak ngasih tau lo. Gue juga nyembunyiin di kampus."

Tiara dan Irwan -sang pacar-, saling bercerita dengan mengendarai mobil membelah jalanan kota sore ini setelah mengejar ngejar Dosen untuk skripsinya.

Tiara sore ini berniat untuk membawa Irwan kerumah Kakaknya, ingin mengenalkan Irwan.

"Gue jadi grogi nih, kakak lo kan Pak Gio dan Pak Gio itu terkenal killer abis."

Tiara terkekeh pelan. Tiara sebenarnya geli melihat Gio yang galak dikampus, karena Gio yang ia kenal sejak kecil adalah sosok Kakak penyayang dan sering usil. Memang, Gio sangat tegas terhadapnya namun tak segalak yang orang orang kampus katakan.

"Santai aja, Mas Gio gak gitu kok kalau dirumah," sahut Tiara.

"Itu mah kalau sama orang rumah, kalau sama laki laki yang macarin adeknya sih gue gak jamin bakal kalem Kakak lo."

Lagi lagi Tiara terkekeh, selama diperjalanan Tiara mencoba menyakinkan sang kekasih untuk mempunyai kepercayaan diri dihadapan Kakaknya nanti.

Hanya dengan waktu beberapa menit, mereka telah sampai di kediaman Gio.

"Lo yakin nih bawa gue?" Tanya Irwan sekali lagi.

"Udah ah ayo turun," ajak Tiara.

"Gue tunggu diteras aja, lo masuk duluan gih."

"Kok gitu?"

"Gak enak, ini kan rumah Pak Gio. Bukan rumah lo,"

Tiara hanya mencebik malas. Ia memasuki rumah yang kebetulan pintu depan terbuka.

Ia memanggil manggil kakaknya dan juga kakak iparnya namun tak ada sahutan. Ia melongokkan kepala ke kamar yang pintunya sedikit terbuka, hanya ada Dinda yang tertidur disamping mainnya.

"Nih bokap nyokapnya palingan lagi produksi adek buat si Dinda, ampe anaknya dibiarin ketiduran dimari," ocehnya dan membopong Dinda untuk ditidurkan diranjang.

Ia menata bantal dan guling disamping kanan dan kiri tubuh Dinda sebelum meninggalkannya untuk mencari keberadaan kakaknya.

Cup..

"Uncchh.. gemoy banget sih ponakan Aunty," ujarnya gemas dengan Dinda.

Ia keluar kamar dengan pelan. Ia melangkahkan kakinya mendekati tangga, berniat mencari kakaknya ke lantai atas. Namun belum mencapai anak tangga pertama, ia mendengar suara kedua kakaknya itu.

"Ya!"

"Kenapa? Ada masalah?!" Suara Gio yang meninggi membentak Gena menyita perhatian Tiara.

Tiara mengerutkan keningnya mendengar suara Gio yang membentak Gena. Ia mengurungkan langkahnya dan mendekat kearah sumber suara.

"Kamu sampai pulang malam karena nemenin perempuan lain Mas?"

"Iya, kenapa? Kamu keberatan?"

"Tentu, aku istri kamu Mas."

"Lalu? Kamu itu gak berhak ngatur aku, termasuk aku dengan perempuan."

Ada apa ini?, Batin Tiara.

"Istighfar Mas, Kamu punya Istri punya Anak. Aku juga lagi mengandung anak kamu."

Mbak Gena hamil lagi?!, Pekik Tiara dalam hati.

"BERISIK!! Kamu gak usah ngatur ngatur hidup aku, mau aku jalan sama siapapun itu urusan aku. Kamu gak berhak ikut campur," bentak Gio.

"Jelas aku berhak, karena disini kita suami istri. Dan harusnya kamu paham akan batasan dengan perempuan lain,"

Tak ada sahutan lagi dari Gio.

"Jahat kamu Mas. Bahkan kita baru aja baikan Mas setelah cobaan datang bertubi tubi, dan sekarang kamu malah selingkuh?"

SELINGKUH??!! Pekik Tiara dalam hati.

"Ingat Mas, kamu punya aku kamu punya anak. Gak sepatutnya kamu tergoda dengan orang baru." Sambung Gena.

"Orang baru? Aku lebih dulu mengenal dia, dari pada dengan kamu!"

"Mau seberapa lama pun kamu kenal dia sebelum aku, nyatanya sekarang aku yang jadi istri kamu. Posisi aku lebih tinggi dari dia. Lebih berhak aku dari pada dia."

"Berhak? Berhak apa kamu? Berhak atas aku? Nggak, nggak sama sekali. Kamu gak berhak urus urusan aku!"

"Sekarang kamu keluar dari kamar ini!" Sambung Gio.

"SAKIT MAS!" Pekik Gena.

Mendengar teriakan Gena, Tiara bertambah khawatir. Ia melangkah mendekat pada kamar yang menjadi sumber suara pertengkaran Gena dan Gio.

Ceklek..

Pintu terbuka dan nampaklah Gio yang menyeret Gena yang sudah menangis.

PLAKK!! BRUK..

"MBAK GENA!!"

__________________________________________

Halo, balik lagi nih

Sabar ya guys, bertahap. Nanti juga nyampe bahagia lagi hihihi

Terima kasih yang masih mampir, jangan lupa ninggalin jejak❤️

Hot Relationship  "After Marriage" Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang