Ajari Saya

4.9K 765 46
                                        

Author

Setelah insiden salting dari godaan Gena tadi, Gio lebih menjaga pandangannya. Setiap matanya bertubrukan dengan mata Gena, ada gejolak aneh dalam dadanya.

Ia tersenyum kala mengingat bagaimana malunya saat Gena menggodanya.

Namun tak seberapa lama ia menggelengkan kepala seakan menyadarkan dirinya sendiri

"Apa apaan aku ini." Ujarnya

"Ama.. Hiks.. Ama.."

Gio menoleh saat suara lirih itu terisak memanggili Mamanya

Dinda yang baru bangun menangis memanggili sang Mama

"Dinda.." panggil Gio

Yang dipanggil pun menoleh dan menangis lagi sembari berjalan kearah Papanya

"Papa."

Gio mengangkat tubuh mungil Dinda dan menggendongnya

"Kok nangis." Ucapnya sembari menyeka air mata Dinda

"Amaa.." lirihnya

Gio tersenyum sekilas mencoba dekat dengan Dinda, karena ia mengingat saat Gena meluapkan emosinya. Mengingat betapa sabarnya Gena dengan sifatnya yang mengabaikan kehadiran Gena.

"Mama lagi masak, Dinda sama Papa dulu ya."

Dinda menggeleng dan merengek untuk turun dari gendongannya

"Ya udah, kita susulin Mama." Pungkasnya

Gio menggendong Dinda dan melangkah menuju dapur, langkahnya terhenti saat akan memasuki dapur. Gena nampak sibuk dengan peralatan masaknya dan juga beberapa bahan masakan yang sudah ia siapkan.

"Ama.." panggil Dinda

Gena menoleh saat mendengar panggilan itu

"Loh.. anak Mama udah bangun ternyata." Ucapnya saat melihat Dinda yang sedang dalam gendongan Gio. Buru buru ia mencuci tangannya dan menghampiri mereka.

"Mandi dulu ya." Sambungnya bersiap mengambil Dinda

"Biar sama saya aja, kamu lanjutin masak." Sahut Gio

"Yakin, bisa?"

"Bisa, cuma mandiin sama ganti baju kan? Gampang." Sahut Gio dengan yakinnya

"Ya udah, Dinda dimandiin Papa ya? Mama lanjutin masak buat sarapan." Ujar Gena pada Dinda

Dinda mengangguk patuh pada Mamanya

Gio menahan lengkungan pada bibirnya saat Gena menyebutkan kata Mama Papa untuk dirinya dan Gio

"Ngapain senyum senyum? Kesambet?" Tegur Gena

"Hah?" Sahut Gio saat ia telah sadar dari lamunannya

"Hah heh hah heh, udah sana mandiin."

"Kamu galakin saya?"

Gena yang malas dengan Gio hanya berdecak dan kembali pada kegiatan memasaknya, sedangkan Gio memilih keluar dari dapur membawa Dinda untuk mandi

••••••

Setelah beberapa saat, Gio kembali membawa Dinda untuk ke dapur lagi setelah mandi

Nampak Gena tengah mencuci peralatan masaknya memunggungi Gio dan Dinda

"Ama.."

Mendengar panggilan itu Gena menoleh dan menatap kaget dua orang itu

"BUSETTTT... ANAK GUE!!!" Pekik Gena saat melihat anaknya dalam gendongan Gio

"KAMU APAIN INI MASSS." Pekiknya lagi

Hot Relationship  "After Marriage" Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang