Malam Kedua

6.6K 820 80
                                        

Author

"Kamu ngapain ngikutin Mas?" Bisik tertahan Gio kepada perempuan disebelahnya.

"PD banget," sahut perempuan itu sama berbisiknya.

Mereka berjalan agak beriringan. Beberapa mahasiswa mahasiswi yang berpapasan dengan Gio, menyapanya.

Tiara yang memang tidak sedang mengikuti Gio memilih berbelok saat dipertigaan koridor.

Gio sendiri hanya melirik sekilas dan melanjutkan perjalanannya menuju ruangnya.

Kembali mengajar dengan keadaan seperti sekarang membuat Gio agak kesulitan. Materi berbeda juga menjadi faktornya.

"Pak Gio," Gio menoleh kala namanya dipanggil seseorang.

Ia mengerutkan kening saat Andi dan seorang wanita mendekat kearahnya.

"Gimana Pak? Lancar?" Tanya Andi sambil menampilkan senyumannya.

"Lancar kok Pak," Sahut Gio dan juga senyuman sekilasnya

Ia mengerutkan keningnya saat menoleh kearah wanita disamping Andi.

"Kenapa Gi? Lupa lo sama gue?" Todong wanita itu saat ada perubahan diraut wajah Gio.

"Ratna, bukan?" Tanya Gio

Wanita itu mengangguk dan terkekeh pelan

"Mbak kenal sama Pak Gio?" Tanya Andi

"Iya, Gio ini temen kuliah mbak dulu."

"Kalian ini..."

"Saya ini Adik Iparnya Mbak Ratna," sahut Andi menjelaskan

Gio hanya mengangguk paham, ketiganya tak banyak membuka pembicaraan sampai akhirnya Gio pamit untuk duluan.

●●●●●

Diruangannya, Gio tengah bersandar pada kursi kerjanya. Matanya menatap pada foto dalam figura yang berada diujung meja kerja itu. Itu adalah fotonya yang tengah bersama Gena dan Dinda.

Ia tersenyum sekilas dan mengambil foto itu.

"Di lihat lihat, ternyata Gena cantik," ujarnya sambil terkekeh mengamati foto itu.

Ia menaruh kembali foto itu pada posisi semula saat ada suara ketukan pintu.

"Permisi Pak," ucap mahasiswi yang mengetuk pintu tadi, dan masuk ke dalam ruangan itu.

"Silahkan duduk."

"Ada perlu apa?" Sambung Gio to the point

Mahasiswi itu duduk dan tersenyum

"Bimbingan Pak," ucapnya

Gio hanya mengangguk dan mengadahkan sebelah tangannya meminta hasil begadang mahasiswi itu.

Tadi, Andi sempat mengatakan bahwa Gio memiliki beberapa Anak Bimbingan.

Ia membuka lembaran kertas itu dan membacanya. Tak lama kemudian ia mengerutkan kening, tangannya mengambil pulpen yang berada disakunya dan dengan gerakan luwes pulpen itu menari diatas lembar kertas yang sudah dipastikan hasil begadang semalaman.

"Revisi kembali yang saya lingkari," ucapnya dan menyerahkan kembali lembar lembar kertas itu pada mahasiswi didepannya.

Mahasiswi itu menganga saat melihat kertasnya terdapat banyak coretan dari Gio.

"Kenapa?" Tanya Gio saat mahasiswi itu tak beranjak dari duduknya.

"Banyak banget Pak," ujar mahasiswi itu

"Lalu? Salah saya?"

"Ya kalau kayak gini saya gak bisa lulus cepet dong Pak," rengek Mahasiswi itu.

"Bisa, asal kamu sungguh sungguh."

Hot Relationship  "After Marriage" Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang