AUTHOR
Cahaya matahari pagi masuk kedalam kamar menyusup dari celah gorden jendela. Sang penghuni kamar nampak terganggu dan menggeliat. Matanya terbuka perlahan dan menyesuaikan cahaya yang masuk ke matanya.
Tangannya bergerak seakan mencari sesuatu disebelahnya. Ia menoleh dan mendapati tempat sebelahnya telah kosong.
"Gen?" Ujarnya
Ia mengedarkan pandangannya ke penjuru kamar itu dan tak menemukan seseorang yang dicarinya
Ia bergegas keluar dari kamar mencari keberadaan Gena. Semalam Gena masih ada disampingnya, namun pagi ini sudah tidak ada.
Dengan pelan ia membuka pintu kamar yang beberapa hari ini menjadi tempat Gena dan Dinda tidur.
Gena melirik kala pintu kamar terbuka
Tak ada suara dari Gena maupun Gio, Gio hanya masuk dan duduk dikursi yang ada dikamar itu. Ia memperhatikan Gena yang mengusap kening Dinda yang masih tertidur lelap
"Kenapa?" Lirih Gena
Bukannya menjawab Gio hanya menggeleng pelan
Ia melenggang pergi begitu saja tanpa mengucapkan sepatah kata pun
Dengan gerakan pelan agar tak mengganggu tidur Dinda, Gena bergerak turun dari ranjang. Ia keluar kamar dan menyusul Gio, banyak tanda tanya dikepalanya melihat gelagat Gio.
Suara gasak gusuk dari Ruang kerja Gio menyita perhatian Gena, langkahnya menutun ia kesana dengan dorong ingin tahunya juga.
Ia membuka pintu yang semula hanya terbuka sedikit. Nampak Gio yang mengobrak abrik mencari sesuatu pada Rak buku.
"Kenapa diem mulu dari tadi?"
Gio yang sudah tau bahwa Gena masuk nampak tenang dan tetap memilih milih Buku pada Rak itu
"Nggak kenapa napa." Sahutnya
"Oh ya?"
"Saya kira tadi kamu kemana, taunya pindah kamar." Balasnya dengan tetap menyibukkan diri bersama buku buku itu
Gena tersenyum geli mendengar penuturan Gio
"Jadi ceritanya berasa kosong gak ada aku?"
Gio mendongak dan mengalihkan pandangannya ke Gena
"Ck, enggak. Biasa aja."
"Oh ya?" Sahut Gena dengan menahan rasa ingin tertawanya
"Iya, cuma kaget aja tadi malam disamping saya paginya udah gak ada."
"Ohhh... Jadi khawatir?"
"A-apa sih kamu." Gugupnya.
"Jadi takut ditinggal."
"Bisa diem gak?"
"Enggak."
Lagi lagi Gio berdecak kesal dan mengalihkan pandangannya
"Oh ternyata gitu yaaa.."
"Gengsi ya.."
"Malu malu kucing nih yeee."
Gena makin gencar menggoda Gio hingga wajahnya memerah karena malu
Gio berbalik kearah Gena dan bersiap memarahinya
"Gennnn..." Panggilnya dengan nada tertahan
"Massss..." Sahut Gena dengan jenakanya
Wajah Gio makin memerah mendengar sahutan itu
KAMU SEDANG MEMBACA
Hot Relationship "After Marriage"
Fiksi RemajaFOLLOW GUE DULU WOIIII!!!! * * * DISARANKAN UNTUK MEMBACA "HOT RELATIONSHIP" YANG PERTAMA DULU YA GUYS, SUPAYA VIBES NYA DAPET❤️ *** Menjalani hidup bersama Gio seakan membawa semerbak kebahagiaan untuk Gena. Namun, setelah satu tahun lebih menikah...
