Semua Idols telah tampil untuk menunjukkan bakat yang mereka punya. Sebentar lagi pengumuman pemenang akan diumumkan. Tapi, sebelum itu para idols dipersilahkan untuk istirahat terlebih dahulu sebelum acara kembali berlangsung.
Ya seperti tiga grup idol ini. Idolish6, Trigger, dan Re:vale yang sedang beristirahat disalah satu cafe di gedung itu sambil menikmati makan malam mereka (aku nggak tau kalau JIMA itu diadainnya pagi atau malam, yang tau tolong komen. Ini aku buat pagi aja soalnya peserta pasti banyak kan? Biar pas aja gitu;))
"Wathasi so doki-doki desu," kata Nagi sambil memainkan pastanya.
"Aku juga takut," balas Mitsuki yang sedang mengaduk minumannya menggunakan sedotan dengan wajah murung.
"Ah....onii-san juga gugup," ucap Yamato sambil meminum bir kalengan.
"Tidak cuma kalian saja! Kami juga tau!" kata Gaku tenang tapi tidak dengan hatinya yang jelas sekali gugup.
Ryuu mengangguk membenarkan kata leadernya itu.
Sedangkan Tenn? Tenn dari tadi diam saja entah memikirkan apa. Yang jelas pikiran tidak berada di sini dan mengembara entah kemana.
"So-chan, aku takut..."
"Aku juga Tamaki," jawab Sougo.
"Kita semuanya juga takut," kata Iori.
"Kau juga Ichi? Kau nampak tenang-tenang saja," kata Yamato heran dengan ekspresi centernya itu. Ya jangan salahkan Yamato, ekspresinya Iori itu kan memang selalu datar:v
"Aku juga gugup!"
"Baiklah-baiklah aku percaya"
"Sudah tenang semuanya! Kita kan sudah berusaha! Ingat ya, usaha itu tak pernah mengkhianati hasil. Jadi tenang ya minna!" ucap Momo menenangkan kohai-kohainya itu.
"Benar itu. Kalian itu hebat, jadi santai saja ya," kata Yuki kalem sambil memakan makanannya dengan anggun.
"Apa kalian tidak gugup senpai?" tanya Mitsuki yang diangguki yang lain.
Mendengar pertanyaan itu, Momo dan Yuki langsung saling menatap lalu tersenyum. Setelah itu, mereka menatap para kohai mereka itu.
"Sebenarnya kami juga gugup sih. Bagaimana pun ini adalah saat-saat yang menegangkan!" kata Momo.
"Tapi, kami berusaha menutupi ketakutan dan kegugupan itu. Karena itu semua tidak penting. Yang lebih penting adalah kita tenang dan menunggu dengan sabar. Lagipula jika kita gugup, itu tidak merubah hasil, malahan itu akan menakuti diri kita sendiri. Jika sudah begitu, kita tak akan bisa fokus melakukan sesuatu," lanjut Yuki menjelaskan.
Semuanya seketika melihat Yuki dengan pandangan takjub dan berbinar. Seperti mereka mendapatkan siraman rohani:v
"Wah....sasuga senpai!" ucap Mitsuki kagum.
"Senpai kalian yang terbaik," kata Yamato.
"Aku jadi tak gugup lagi!" kata Sougo.
"Wathasi jadi rileks desu!"
"Iya benar, kita jadi tak gugup lagi," kata Gaku membenarkan.
Sedangkan yang lain hanya mengangguk setuju.
"Ah..kami tak sekeren itu," kata Momo malu-malu.
"Itu hanya kata-kata sederhana. Tak sehebat itu kok," kata Yuki tersenyum.
"Tapi kata-kata itu yang membuat kami tak takut lagi!" kata Mitsuki yang diangguki yang lain.
"Baiklah-baiklah, senang bisa membantu," kata Yuki kembali tersenyum.

KAMU SEDANG MEMBACA
Protect My Otouto [End]
Short Story"Aku akan membawa mimpi kita berdua, yang harus kau lakukan hanyalah duduk dan menonton" . . . . . Bagaimana kalau Riku menuruti perkataan Tenn. Dimana Riku tak pernah menjadi idol dan Tenn berusaha untuk menyembunyikan Riku dari dunia idol. Tapi...