Nyasar di jalan emang udah biasa, tapi kalo nyasar ke raga orang pernah nggak?
[BUKAN CERITA GAY!]
Aleagra Renathan, pemuda tampan yang memiliki sifat bad boy, dingin, dan ketus. Pemuda tersebut selalu mengharapkan kasih sayang orang tuanya tiba-tib...
"Disaat ibu lagi serius, kamu malah bercanda? Nggak lucu, Le!" Ucap bu Indah.
"Iya bu, maaf!" Ucap Aleagra ketus sembari meringis. Bu Indah pun melepaskan jeweran pada telinga Alearga yang ternyata sudah memerah. Aleagra menggosok-gosok telinganya guna mengurangi rasa panas.
"Sekarang pilih masuk ke kelas atau mau pergi ke ruang BK?!"
"Kelas."
"Yaudah cepetan!" Tegasnya.
Mau, tak mau ... Aleagra masuk ke dalam kelas. Susana kelas tidak ada perubahan, masih saja berantakan.
Tatapan Aleagra jatuh pada si preman kelas yang berdiri menunduk di depan kelas.
"Berdiri di sebelah Jordan!" Perintah bu Indah.
Jordan menatap ke arah Aleagra lalu buru-buru menunduk ketika Aleagra menatapnya balik.
"Apa benar kalian berdua yang sudah mengacaukan kelas ini?" Tanya bu Indah.
"Bukan saya, bu!" Kata Jordan.
"Ale yang bikin kelas berantakan," Tunjuknya.
Aleagra melotot, meskipun benar tetapi Aleagra tak mau disalahkan, "gue? Elo kali, pake nyalahin orang segala!"
"Gue nggak bakal nonjok kalo lo nggak nantangin. Lo sendiri yang mau yaudah gue kasih sekalian bonus tuh memar biru. Anggep aja salam perkenalan dari gue, Aleagra!" Ucap Aleagra santai.