Nyasar di jalan emang udah biasa, tapi kalo nyasar ke raga orang pernah nggak?
[BUKAN CERITA GAY!]
Aleagra Renathan, pemuda tampan yang memiliki sifat bad boy, dingin, dan ketus. Pemuda tersebut selalu mengharapkan kasih sayang orang tuanya tiba-tib...
Aleagra pun tersenyum, seumur-umur setiap kali Aleagra menyapa keluarganya ntah itu pagi ataupun malam pasti tidak ada sahutan. Baru kali ini ia merasakannya, sederhana namun membuat Alearga senang tentunya.
"Sini, sarapan dulu!" Ajak Anisa.
Aleagra pun mencuci tangannya lalu duduk di sebelah Alira dan mulai memakan sarapannya.
"Hari ini kamu mau beli baju baru kan, Gra? Kamu pesan online aja supaya nanti kamu tetep dirumah," Usul Ferdian.
"Segini cukup?" Tanya Ferdian sembari mengeluarkan beberapa lembar uang merah.
"Cukup kok, pah. Makasih," Ucap Aleagra.
Ferdian tersenyum tipis, ternyata Aleagra bukan anak yang sulit untuk diatur, tak seperti Alearga yang selalu membantah bila diatur dan lebih memilih pada keputusannya sendiri meskipun sudah dinasehati berkali-kali padahal keputusan yang diambil Alearga selalu salah.
Aleagra biasanya sulit diatur oleh orang tua kandungnya, buktinya ia selalu disuruh untuk selalu didalam rumah tetapi setiap malam Aleagra selalu kabur untuk pergi ke club.
Aleagra memutuskan untuk merubah kebiasaan buruknya itu di keluarga barunya saat ini, dengan perhatian-perhatian mereka mungkin mampu mengurangi kebiasaan buruk Aleagra yang dari dulu selalu melekat.