Nyasar di jalan emang udah biasa, tapi kalo nyasar ke raga orang pernah nggak?
[BUKAN CERITA GAY!]
Aleagra Renathan, pemuda tampan yang memiliki sifat bad boy, dingin, dan ketus. Pemuda tersebut selalu mengharapkan kasih sayang orang tuanya tiba-tib...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Saat pelajaran sedang berlangsung, Desta berjalan menuju kelas Aleagra lalu menatap seluruh siswa-siswi kelas 11 IPS 5.
"Mana yang namanya Aleagra ya?" Gumamnya.
Ia bingung mana yang namanya Aleagra. Sebenarnya yang ia cari adalah Aleagra Renathan, anaknya. Karena Desta sampai sekarang masih merasa kalau Aleagra masih hidup, tidak seperti yang dikatakan orang-orang. Namun sayangnya yang dicari malah tidak ada.
"Permisi sebentar, dek. Kalo boleh tau apa kamu kenal dengan yang namanya Aleagra?" Tanya Desta pada salah satu siswi yang kebetulan lewat di depan kelas Aleagra.
"Aleagra? Kayanya nggak ada deh, tan. Disini adanya Alearga," Ujarnya.
"Eh, Alearga atau Aleagra sih nama dia?" Gumamnya namun masih bisa didengar oleh Desta.
"Oh kalo gitu makasih yah," Ucap Desta.
"Iya, tan, sama-sama. Kalo gitu saya permisi," Ucap siswi tadi dan diangguki Desta lalu melanjutkan pergi ke kelasnya.
"Apa mungkin cuma namanya aja yang sama?" Pikir Desta.
Desta menghela nafas dan memijat pangkal hidungnya, "kenapa aku harus memikirkan dia? Bukannya bagus kalo nggak ada dia?" Gumamnya.
Saat berbalik ia tak sengaja berpapasan dengan Aleagra yang keluar dari kelas. Keduanya saling menatap satu sama lain.
'Kaya pernah liat dia.' Batin Desta.
'Mama? Ngapain mama kesini? Mana ngeliatin gue, apa dia tau kalo gue pindah ke raga Ale?' Batin Aleagra.
Desta berjalan mendekat kearah Aleagra, "kamu ... Temennya Agra, kan?" Tebak Desta.
Aleagra mengangkat satu alisnya, "Agra?"
"Ya, Aleagra."
"Nggak."
"Jangan bohong kamu! Saya pernah liat kamu sama Azka di makam waktu itu."
Aleagra bernafas lega, tenyata Desta mengenalinya hanya sebagai teman Aleagra.
"Oh yah? Terus apa urusan tante?" Tanyanya.
"Saya mau tau dimana Agra sekarang?"
"Kenapa tante nanya saya? Kan bukannya waktu itu tante udah tau kalo Agra udah nggak ada?"
"Ya, tadinya saya percaya tapi sekarang saya kembali menjadi tidak percaya karna anak saya, Nikent, telah dihamili oleh anak yang bernama Aleagra. Dan dia teman kelasnya!" Ungkapnya.
'Anak? Jadi mama sekarang udah nikah lagi dan jadi nyokapnya Nikent?'
Aleagra yang mendengar itu menggeretakkan gigi-giginya dan mengepalkan tangannya didalam saku celana,sehingga Desta tak tau kalau Aleagra tengah menahan emosinya.
'Dasar cewek kaga tau diuntung, udah ditolongin malah sekarang mau nuduh gue. Kaga tau diri, maunya apa sih?!!' Batinnya.