Penutupan Anniversary

981 18 0
                                        

Selama di perjalanan menuju hotel, aku dan suami saling terdiam. Tepatnya aku sedang merasa kekenyangan dan lelah. Tapi suami tetap saja selalu membuat aku tenang dan nyaman, sepanjang jalan tangan dia sering menggenggam tanganku atau membelai helaian-helaian rambutku.

"cape ya sayang?" tanya suamiku sambil mengelus pipiku.

aku hanya mengangguk menjawab pertanyaan suamiku.

"yaudah nanti sampe hotel langsung bebersih sama langsung istirahat aja ya"

aku menoleh kearah suami.

"kenapa?? mmmm...penutupannya ditunda aja dulu deh, bulan Oktober kan juga masih lama ini selesainya"

OMG dia tau ya isi otak aku pas aku nengok ke dia. Suami mah cuma senyum-senyum aja tuh liat ekspresi aku yang kaya gini.

"kamu yakin ditunda?kamu nggak marah gitu? nggak pusing gitu?"

"hahahaha yaa nggak lah, ntar aku pesen hotel lagi di Jakarta untuk khusus penutupan yaa"

Hah?, aku langsung seger dan menatap dia dengan mata yang udah hampir keluar kayanya.

"kamu serius?"

"serius. kenapa gitu?"

"ya ampun sayaaaang kamu ini, terniat deh"

"hahahaha yaa biarin dong, biar kita itu makin lengket dan langgeng yank, kita butuh hal-hal yang seperti itu. toh kita juga pasangan yang sah"

"iyaa tau kalo soal sah nya, kita kan emang udah punya dua anak juga, tapi kan nggak segampang itulah, kan ada anak-anak. masa ditinggal Mulu?"

"hahahaha yaa cuma semalem"

"ih kamu ih...." aku kembali bersender dan menatap lurus jalanan.

Dari ujung mata sih keliatan suami senyum-senyum sambil nengok beberapa kali kearah ku.

Setelah melewati beberapa area macet dan mengalami kelelahan sepanjang jalan. Tapi tetep aja aku nggak tega tidur sepanjang jalan. Karena besok aku udah pergi lagi dari kota ini dan aku ingin menikmati keramaian kota ini. Dan yaa akhirnya sampe juga kita di hotel.

Sampainya di kamar seperti biasa aku langsung beberes sedangkan suami langsung mandi. Selama suami masih mandi aku sempet menimbang-nimbang soal penutupan Anniversary ini. Aku sih yakin suami bakal ngebiarin aku istirahat dibanding harus memenuhi keinginan dia. Tapi aku menimbangnya lagi, semua ini udah dia lakuin demi nyenengin aku. Masa iya cuma layani dia beberapa ronde aja aku nggak bisa ya.

Akhirnya aku memutuskan untuk memberikan dia kejutan setelah aku mandi nanti. Aku diam-diam menyiapkan lingerie yang akan aku pakai di kamar mandi nanti dan beberapa make up biar terlihat menggoda gitu. Hahahaha otak ku sudah terbayang-bayang dengan reaksinya dan pastinya dia akan terlihat sangat senang.

Suamiku udah keluar dari kamar mandi, akupun langsung berarah ke kamar mandi. Aku berendam cukup lama di bathtub agar semua otot-otot tubuhku rileks. Sambil merancang gimana aku memulai untuk menarik perhatiannya. Hmm macam pengantin baru aja ya aku ini.

20menit aku membersihkan semua tubuh bahkan aku sudah memakai lingerie dan ber-make up tipis aja sih biar tetep keliatan cantik menawan gitu, hahahaha. Pelan-pelan aku keluar dari kamar mandi dengan handuk di kepala karena aku emang sengaja membasahkan rambutku biar terlihat lebih menggoda gitu (kok jadi kaya pelakor-pelakor ya niat banget menggoda). Dan aku yang sudah pakai lingerie aku tutupi dengan bathrobe (baju handuk).

Sambil melihat-melihat kearah suami yang sedang terbaring di tempat tidur, 'sepertinya dia sedang asik nonton tv'. Aku perlahan mendekatinya, mmm udah nggak sabar untuk beraksi menggodanya dan memberikan surprise.

LURUH : Cinta Lama Yang Terlarang (END) (REVISI)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang