"Aku temenin Fita dulu ya..."
"Oke...nanti aku kabarin kalau aku dan Ganesh udah selesai..."
Saya dan Astri sedang menemani Ganesh bermain di playground Mall AEON yang berada di daerah BSD. Saya kesini sekalian bertemu Fita, dia minta ditemani untuk membeli beberapa keperluan kantor dan proyeknya. Fita itu adik perempuan saya dan saat ini dia tinggal sendirian di apartemen daerah BSD, karena sejak 6 bulan lalu dia mulai merintis membangun kantornya sendiri sebagai Desainer Interior.
Saya dan Fita setelah berpisah dengan Astri dan Ganesh. Kita jalan menuju beberapa toko yang menjual beberapa keperluan yang dibutuhkan Fita. Selain itu juga saya dan Fita sekedar hunting untuk menambah inspirasi Fita di kantor atau proyeknya.
"Mas..."
"Ya...."
"Kita ngobrol dulu yu mas..."
"Ngobrol apa?, cerita cowok kamu?"
"Nggak lah...cowok mana..."
"Trus mau ngobrolin apa sih?"
"Mmm ka Icha.."
Saya terdiam ketika Fita nyebut nama Icha.
"Mau nggak?"
"Apa?"
"Ngobrol..."
"Emang kenapa sama Icha?"
Saya melihat Fita senyum-senyum lalu menggandeng saya sambil mengarah ke Starbucks.
"Sambil ngopi deh ya..." lanjut Fita sambil menengok kearah saya.
Saya mengangguk sambil tetap mengikuti langkahnya. Kita pun langsung memesan minuman favorit kita, setelahnya kita langsung duduk dan ambil sofa yang berhadapan.
"Hmm...ka Astri sama Ganesh masih main kan?"
"Masih lah, kan waktunya juga lama..."
"Mmm...mas....
Aku udah tau loh mas sama ka Icha kaya apa..." ucap Fita langsung pada intinya. Dan itu membuat saya sedikit terkejut, saya menatapanya, menyelediki ekspresi Fita saat ini.
"Terus?" Jawab saya.
"Mm...yaa...aku pegang kartu mu loh mas..."
"Kartu apa sih, ngaco...lagian itu kan dulu, ngapain masih dibahas..."
"Mas...aku tuh ade kamu yang kepo...jadi aku tau mas itu sama ka Icha punya hubungan spesial kan?, inget waktu kita ke Taman Safari? Aku liat loh waktu mas cium keningnya ka Icha, terus mas pelukan sama ka Icha. Masa iya kalian punya kontak fisik kaya gitu tapi mas nggak ada hubungan spesial sama ka Icha...(Fita menggeleng sambil tersenyum) nggak mungkin..."
Saya hanya menatapnya tanpa menjawab semua perkataan Fita.
"Mas jujur deh sama aku. Mas ada hubungan kan sama ka Icha? Aku juga pernah ko denger mas tlpan sama ka Icha waktu kita semua lagi kumpul dan nginep di rumah mamah. Aku denger mas bilang mas sayang sama ka Icha..."
Saya makin bingung harus merespon apa, saya hanya menatapnya dengan ekspresi bingung.
"Kaget ya? waktu itu tuh aku belum tidur dan aku lagi mau ke dapur. Eh ngedenger mas tlp-tlpan di ruang tamu. Tadinya aku mau nemenin mas terus ya ngobrol-ngobrol lah sama mas pas mas udah selesei tlp, karena aku kira mas lagi tlp sama temen mas atau bos gitu. Tapi ternyata aku denger semuanya, obrolan mas ke ka Icha..."
Fita menatap saya dengan serius. Saya hanya berucap
"Mmm...terus gimana?" Tiba-tiba hanya itu yang bisa saya ucap.
KAMU SEDANG MEMBACA
LURUH : Cinta Lama Yang Terlarang (END) (REVISI)
ChickLitWarning!! DEWASA!!! Komitmen penting ketika menikah adalah SETIA. Sudah 5 tahun Nata Arisya menjalani pernikahan dengan seorang pria yang pasti sangat dicintainya Kiyanza Adiputra bahkan tanda cinta mereka sudah ada dua yakni seorang putra Ibaz Adip...
