Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

Melepas Kangen

1.3K 14 0
                                        

Saking enaknya tidur aku sampe nggak sadar kalau kita udah nyampe banget di rumah. Kerasa banget ada yang ngelus-ngelus pipi aku sebelum akhirnya bener-bener sadar.

"Yank bangun yank...kita udah nyampe"

Perlahan aku buka mata dan liat kesekelililing.

"Mmmmm...(menggeliat)...udah nyampe ya"

"Iyaa,,ayo turun. kayanya orang rumah semuanya lagi tidur deh"

"Loh Masa?" aku malah penasaran sambil clingak clinguk.

"Kayanya sih gitu, soalnya dari tadi nggak ada yang keluar. Masa iya suara mobilku nggak kedengeran"

"Mmmm...iya Yaa...anak-anak kan selalu tau suara mobil kamu parkir"

"Yaudah yuk turun, nanti semua barang-barang aku yang turunin. kamu langsung masuk rumah aja"

"Iya iya..."

Akupun langsung keluar dan jalan menuju ambang pintu rumah. Sepertinya sih feeling suami bener deh. Soalnya sampe depan pintu rumah gini aja, ini rumah kaya nggak ada penghuninya. Sepi banget.

Aku coba buka pintunya, entah dikunci atau nggak.

Cklek

Oh ternyata nggak dikunci. Cuma kunci rante dalem aja. Jadi masih bisa lolos masuk walaupun agak repot dikit doang.

"Assalammualaikum" ucapku saat masuk rumah.

Wah sepi banget ini rumah, sepertinya lagi pada nyenyak ya tidurnya. Tapi semakin kedalam aku denger samar-samar suara air nyala di kamar mandi.

Aku coba ngelangkah lebih deket ke depan kamar mandi.

tok..tok..tok

"Iya" kedengerannya sih suara Maira.

"Maira?" aku coba mempertegas orang di dalem.

"Eh..teteh ya....iya ini Maira" jawabnya.

"Iyaa ini teteh"

Aku melangkah menjauh setelah tau itu Maira. Selang beberapa detik pintunya kebuka.

"Teh..."
Akupun menoleh kearahnya.

"Hei..."

Maira langsung menghampiriku dan salim sambil clingak clinguk.

"Abang mana teh?"

"Tuh lagi nurunin barang"

"Oooohh...siang-siang nyampenya teh, udah makan belum?"

"Udah kok Mai, tadi mampir makan dulu di tempat biasa, mamah Sama anak-anak pada dimana Mai?"

"Pada tidur teh, biasa anak-anak heboh. pas dikasih Susu jamaah langsung pada tidur jamaah semuanya. Maira juga baru bangun nih"

"Mmmm....pantes sepi banget, tapi anak-anak anteng kan mai?"

"Alhamdulillah sih anteng teh. Baru tadi pagi aja siy Abang akhirnya nanyain teteh sama Abang"

"Iya tadi mamah Winda juga cerita di wa"

Lagi ngobrol-ngobrol kedengeran salam dari suami pas masuk rumah.

"Waalaikumsalam" jawabku dan maira.

"Pada kemana Mai?"

"Pada tidur bang, anak-anaknya heboh"

"Nggak rewel kan?"

"anggak bang"

Maira menghampiri suami sambil salim dan bantu nyimpenin beberapa barang yang dibawa suami.

LURUH : Cinta Lama Yang Terlarang (END) (REVISI)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang