Budayain follow dulu sebelum baca 😉
Pernikahan yang sudah terjalin selama dua tahun harus kandas karena orang ketiga. Zila yang menaruh curiga dengan suaminya berusaha mencari bukti perselingkuhan sang suami.
Tanpa disangka wanita yang menjadi pih...
Weh keren votenya dulu yang sampai target, kirain kalian lebih ke komen hihihi 🤭
______________
Pertama kali double up 🥳🥳🥳
Next target aku naikin yee🤪
_____________
Direstuin gak, nih si Gavin???
.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Setelah Shania dipindahkan di ruang inap, Yuni meminta Abimanyu untuk pulang. Pria yang membuat kedua anaknya tidak akur ini yang membawa Shania ke rumah sakit. Meski pria ini salah, Yuni tetap berterima kasih karena Abimanyu dengan cepat membawa Shania ke rumah sakit. Jika terlambat membawa Shania, bisa saja nyawa anak keduanya itu sudah melayang.
Abimanyu yang sejak tadi diam ingin menolak permintaan mantan ibu mertua nya. Namun Yuni bersikeras memaksanya agar pulang lebih dulu, pakaian yang dikenakannya sudah kotor oleh darah putrinya.
"Pulanglah dulu, saya tidak melarangmu berada disini, setidaknya gantilah pakaianmu terlebih dahulu. Sekali lagi terimakasih sudah segera membawa Nia kesini." Ucap Yuni, setelah itu ia meninggalkan Abimanyu di ruang tunggu bersama Zila dan Gavin.
Abimanyu menatap sepasang kekasih itu dengan tidak rela. Ia masih tidak bisa menerima kenyataan harus berpisah dengan Zila.
Hari-hari Abimanyu hanya dipenuhi dengan penyesalan, ia sering mabuk hanya untuk membuatnya lupa jika Zila bukan lagi miliknya.
Tadi sebelum Shania datang, ia sudah setengah mabuk. Wanita itu terus datang mengganggunya untuk meminta pertanggung jawabannya, Shania bahkan mengancam akan membuat Abimanyu di keluarkan dari perusahaan dan susah mencari pekerjaan jika video asusila mereka tersebar di internet.
"Sampai kapan kamu terus menggangguku seperti ini?"
"Sampai kamu menikahiku, Mas!"
"Jangan bermimpi Shania, saya tidak mencintaimu. Saya tidak akan pernah mencintai wanita seperti kamu. Kamu sangat jauh berbeda dengan Zila. Zila wanita yang menjunjung tinggi martabatnya, sedangkan kamu? Kamu hanya wanita yang suka mengganggu rumah tangga orang. Kamu pelacur licik! Siapa yang sudi menikahimu?"
Plak
"Hahaha meski kamu menamparku, itu tidak akan pernah membuatku berubah pikiran pelacur licik!"