JP | 51

22.4K 1.5K 32
                                        

Assalamualaikum wr wb

Wa'alaikumsalam wr wb


Bismillahirrahmanirrahim

_____________________________

Haii Haiii

Jangan minta double up yeee
Ane gak ada stok draf

Masih malas ngetik, lagi demen nonton series thailand 😅😅

..

****

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

****




Sejak Brata dan Gavin pergi bersama, Zila tidak bisa berhenti melihat jam yang ada di ponselnya. Sudah hampir tiga puluh menit mereka belum kembali, entah apa yang dilakukan kedua pria beda usia itu.

"Kenapa Zi, kok kamu gelisah begitu." Yuni bertanya karena sejak tadi Zila duduk tidak tenang.

"Tidak ada, Ma. Zila mau keluar sebentar ya."

Yuni mengangguk, "Pulanglah dulu, kalau ada perkembangan nanti Mama telepon."

"Tidak Ma, Zila hanya sebentar." Pamit Zila, ia berjalan keluar dari ruangan Shania.

Di depan ruangan tidak ada kedua orang itu, yang berarti mereka belum selesai berbicara.

"Apa yang mereka bahas." Gumam Zila.

Zila mondar-mandir tidak tenang, jari-jari tangannya ia gigit pertanda dia sangat gugup, sedangkan sebelah tangannya berkacak pinggang.

Tanpa Zila sadari Brata sudah berada di belakangnya. "Sedang apa kamu, Zi?"

Zila terjengkat dengan suara Brata yang tiba-tiba. "Papa, ngagetin aja." Ucap Zila, wanita itu menatap sekeliling namun yang ada di hadapannya hanya Brata.

"Kamu mencari siapa?" 

Zila menggaruk rambutnya yang tidak gatal, "Papa sendirian?" 

Brata ganti melihat sekitarnya, "Menurut kamu, Papa dengan siapa?" Brata tau kemana arah pertanyaan Zila, namun dia juga ingin tahu seberapa besar putrinya memiliki rasa terhadap pria tadi.

"Sendiri, tapi—

"Temanmu tadi sudah pulang. Apa dia tidak menghubungimu?" 

"Pulang?" Tanya Zila tak percaya, ia melihat ke ponselnya yang tidak ada notifikasi apapun.

"Iya. Ayo masuk." Ajak Brata, tangannya sudah memegang handle pintu.

"Pa." Panggil Zila.

Brata kembali menghadap Zila, "Ada apa?"

Janda & PerjakaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang