"Sekar! Bangun! Cepat Bangun!"
"Ughh... Apa sih? Ini masih pagi!"
"Cepat bangun! Kamu harus pergi ke sekolah baru kamu!"
Sekolah baru? Sekar mengusap mulutnya dan melihat seragam yang entah kenapa terlihat familiar. Itu seragam sekolah seperti milik Ayyara. Bagaimana bisa ada di rumahnya?
"Cepat siap-siap! Mulai hari ini! Kamu pindah ke SHS!"
"Hah???"
💝💝💝
"Mati! Mati!"
Sekar menatap gerbang yang telah tertutup sempurna. Sejak kapan dia pindah sekolah? Siapa yang melakukannya? Apa tadi? Beasiswa? Sekar menjambak rambutnya, dia tidak tahu siapa pelakunya. Ibunya juga tidak tahu kerena tiba-tiba semuanya terjadi sangat cepat pagi ini. Bahkan dia mendapatkan banyak barang baru! Sepatu, tas, buku, semuanya! Satu orang yang mungkin bisa melakukannya.
Kenzie!
"Gimana? Pak, buka dong! Saya murid baru nih!" Teriak Sekar kepada Pak Satpam.
"Hah? Murid baru? Murid baru mana ada punya seragam sekolah ini! Kamu nipu?"
"Arghttt... Saya memang anak baru!"
"Udah sana pergi! Saya harus taat peraturan!"
Sekar melihat sekitar dan berlari menuju jalan rahasia. Hanya itu satu-satunya jalan untuknya masuk.
"Siapa lo?"
"Hai! Mau lewat juga? Gue duluan!" Sekar masuk ke dalam lubang setelah melewati Ettan.
"Lo sekolah disini?" Tanya Ettan sudah ada di belakang Sekar.
"Iya! Gue juga nggak tahu! Nanti dulu bicaranya, gue harus pergi ke ruang guru!" Sekar berlari seperti pelari profesional.
Dia tidak boleh terlambat untuk hari pertamanya di sekolah! Dia tidak akan pernah memaafkan Kenzie! Dia sudah membuat hari-harinya akan suram di tempat ini!
"Tunggu! Balik badan! Lo telat 15 menit!"
Sekar berhenti berlari dan melihat Rangga yang siap mencatat.
"Gue anak baru!" Teriak Sekar sampai Rangga mendongakkan kepalanya.
"Sekar? Kok lo disini?"
"Nggak tahu! Gue duluan! Dahh..."
Sekar sudah tidak memiliki waktu lagi! Dia harus segera mengurus banyak hal di kantor guru. Akhirnya dia akan bertemu dengan Pak Kumis lagi!
💝💝💝
"Kenzie!"
Sekar masuk ke dalam kelas Kenzie dan menarik laki-laki itu pergi. Awal semua ini sudah pasti adalah Kenzie! Siapa lagi? Hanya Kenzie yang tahu identitas aslinya. Bukan hanya itu. Pasti Kenzie ingin satu sekolah lagi dengannya karena kenekatannya yang tidak bisa dibendung lagi.
"Sekar! Lo disini?" Tanya Kenzie saat melihat Sekar di depan matanya.
"Gue yang harusnya tanya! Lo apain gue? Hah? Aduhhh... Masa gue harus sekolah disini lagi? Nggak mau! Balikin gue!"
"Balikin apa? Gue nggak tahu! Siapa yang buat lo pindah?"
Sekar berniat menjawab tapi dia segera menutupnya lagi. Apa itu artinya bukan Kenzie? Lalu siapa? Sekar menatap Kenzie ketakutan, jadi siapa yang melakukannya?
"Kalau bukan lo siapa?"
"Brengsek!" Kenzie memukul tembok disampingnya.
"Lo tahu?" Tanya Sekar.
KAMU SEDANG MEMBACA
Masuk Ke Dalam Novel ( END )
Novela JuvenilBagaimana jika harapanmu menjadi kenyataan? Itulah yang dirasakan Sekar, dia harus menelan pil pahit saat terbangun dari tidurnya. Bukan lagi kamar sempitnya tapi sebuah tempat yang begitu luas serta orang-orang asing baginya. Tapi dimana dia sekara...
