13. Kamar Baru

15.9K 977 1
                                        

"Mantap! Taruh disana! Terus sana! Kak Adam! Jangan dirusak!" Teriak Ayyara mengomando.

Ayyara tersenyum senang melihat kamarnya yang sepi berubah menjadi begitu ramai. Ada banyak album dan poster dimana-mana. Begitu banyak sampai dia merasa senang hidup di kamarnya sekarang.

Sepertinya dia harus mendekorasi tempat ini dan membeli banyak hal lainnya!

"Kak! Besok ngapain?" Tanya Ayyara pada Dirga yang mengeluarkan album-album dalam kardus.

Entah kenapa dia melakukannya.

"Gue sibuk!"

"Kenapa Ay? Mau pergi?" Tanya Ettan.

"Iya! Mau beli pernak-pernik kamar terus beli alat tulis gitu! Kak Ettan besok sibuk nggak?"

"Besok bareng gue! Gue juga mau beli sesuatu!" Dirga berbicara lebih dulu sebelum Ettan menjawabnya.

"Oh... Oke!" Ayyara menganggukkan kepalanya dan menata album KPop di rak-rak yang masih begitu kosong.

Nanti malam dia akan melakukan unboxing pada album barunya dan mengambil semua PC! Siapa tahu dia mendapatkan PC limited edition! Dia bisa menjualnya kepada fans garis keras! Ayyara bersenandung ria dan mengambil satu lightstick pesanannya!

Blackcard!

"Gue boleh ikut, Ay?" Tanya Gala.

"Emang Kak Gala mau beli sesuatu juga? Kalau iya ikut juga nggak apa-apa."

"Gue ikut!" Adam mengangkat tangannya.

"Gue juga mau beli barang buat Jihan!" Zidan mengusap lehernya.

Dirga mengepalkan tangannya dan tersenyum. Untuk apa mereka semua ikut?

"Yah, gue juga dong! Masa gue ditinggal sendiri?" Ettan tersenyum pada Ayyara.

"Jadi kalian semua mau ikut? Okey, besok kesini aja terus kita pergi pakai mobil aja! Lagian, kalau kebanyakan motor kayak geng motor aja! Nggak baik di jalanan! Nanti di tilang pak polisi! Kak, Kak Dirga bukan anak motor kayak di film-film kan? Soalnya kakak bisa viral terus masuk TV. Belum itu juga kakak juga bakal di goreng sama netizen. Kalau di film mah keren tapi kalau di dunia nyata. Nggak banget! Ganggu! Apalagi kakak baru SMA! Apa kata mama papa nanti? Kakak nggak ikut tawuran kan? Balapan nggak kan?" Tanya Ayyara membuka kotak dan tersenyum melihat benda seperti palu.

Dirga melihat gadis yang sedang tersenyum itu dengan pandangan sulit diartikan. Kenapa tiba-tiba dia bertanya tentang hidupnya? Sejak kapan dia menjadi ingin tahu seperti ini? Dirga terus melihat Ayyara dan tersenyum.

"Nggak! Gue bukan anak kayak gitu!" Dirga menggelengkan kepalanya.

"Oh... Bagus deh! Jadi kalian anak baik-baik kan? Hah... Gue kira kalian anak suka tawuran sama geng-geng motor di jalanan."

"Kita tuh anak baik! Tawuran mah nggak mungkin nanti dimarahin Pak Ustadz!" Adam angkat bicara.

Ayyara melihat Adam sekilas, ternyata kakaknya memiliki teman alim! Itu lebih baik! Ayyara tersenyum dan mendengarkan Adam yang sedang melakukan ceramah dadakan. Hatinya menjadi tenang dan nyaman. Untungnya masih ada satu orang yang berada di jalan yang benar!

💝💝💝

Ayyara mematut dirinya di cermin. Hari ini dia akan pergi bersama Dirga dan teman-temannya. Celana jeans panjang dan kaos hitam. Ditambah sepatu hitam dan jaket hitam. Dia sedang mencosplay menjadi cewek mamba!

Tinggal kacamata hitam saja jika panas!

"Cantik! Tinggal pakai lipstik dan beres!! Kenapa Ayyara nggak punya Insta? Gue buat aja nggak ya? Cantik-cantik gini masa nggak punya? Foto pertama!"

Masuk Ke Dalam Novel ( END )Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang