Ketika pertama kujumpa denganmu
Bukankah pernah kutanyakan padamu, kasih,
Senandung Rony membuat seisi ruangan JX International riuh. Penonton diberi kejutan, pembuka mini konser tersebut ternyata Rony dengan lagu duet penomenalnya.
Tak kan kecewakah kau pada diriku
Tak kan menyesalkah kau hidup denganku, nanti,
Sebuah lampu sorot menerangi tubuh Saskia yang berdiri di ujung panggung, berseberangan dengan Rony. Penonton dibuat semakin riuh.
Memang kau bukan yang pertama bagiku
Pernah satu hati mengisi hidupku, dulu,
Kini semua kau katakan padaku
Jangan ada dusta diantara kita, kasih,
Mereka berjalan saling mendekat hingga bertemu di tengah panggung. Rony meraih tangan Saskia, mengenggamnya erat.
Semua terserah padamu
Aku begini adanya
Ku hormati keputusanmu
Apapun yang akan kau katakan
Sebelum terlanjur,
Kita jauh melangkah
Kau katakan saja.
Lagu Jangan Ada Dusta Diantara Kita, merupakan lagu duet pertama mereka. Yang pertama mereka duetkan di atas panggung, juga lagu duet pertama yang mereka rilis akibat banyaknya peminat. Lagu itu di remake, dan diaransemen ulang dari versi pertamanya. Lagu itu yang membuat mereka dicintai oleh begitu banyak orang, lagu itu pula yang berhasil mendekatkan mereka berdua.
Dada Rony berdegup, teringat masa kompetisi beberapa tahun lalu. Mengingat keributannya dengan Saskia saat mengetahui mereka harus menyanyikan lagu itu. Kini beberapa tahun setelahnya, ia justru membawakan lagu yang sama, bersama gadis yang bisa ia sebut kekasihnya.
Begitu pula dengan Saskia. Matanya sedikit berkaca dengan hati yang penuh. Ingatannya ikut kembali ke masa lalu. Dulu, saat pertama kali ia menyanyikan lagu itu bersama Rony ada rasa terpaksa di dadanya. Namun sekarang ia bahagia. Lirik demi lirik lagu itu seperti memiliki arti spesial untuknya saat ini. Siapa sangka, lelaki yang dulu diomelinya karena memilih lagu romantis, kini justru menjadi lelaki yang diajaknya berbagi kisah romansa.
Penonton semakin riuh di akhir lagu. Rony menggengam erat tangan Saskia yang dibalas dengan elusan gadis itu di punggung tangan Rony. Juga tatapan keduanya yang tidak bisa bohong. Tatapan penuh cinta.
****
Saskia turun panggung, menghampiri Rony yang sibuk berbincang dengan kakaknya. Kemudian Adnan menyerahkan botol minuman kemasan untuk Saskia. Saskia melempar pandangan pada Rony sembari meneguk minumannya. Sementara Rony melirik Saskia dari ekor matanya.
"Ngapain sih kalian lirik-lirikan?" gerutu Adnan yang merasa terusik dengan aktifitas adiknya itu.
"Kenapa sih mas?" protes Saskia.
"Kaya orang gak kenal aja tahu, nggak. Kesel aku lihatnya padahal baru jadian."
Saskia mendelik. Ia menatap Rony dengan tatapan seolah bertanya 'habis ngomong apa lo sama kakak gue?'. Rony membalas tatapan Saskia dengan gelengan. Ia tidak pernah merasa membicarakan hal itu pada Adnan.
"Mama, papa, adek udah jadian gak ngasi tahu kita," ledek Andan. Saskia salah tingkah, ia mencubit pinggang kakaknya hingga Adnan meringis.
"Bisa diem nggak mas? Malu," bisik Saskia dibalik punggung Adnan.
Laki-laki itu terkekeh. "Maaf ya tadi gue nguping obrolan kalian. Habisnya seru. Di hutan nggak ada begituan."
Saskia terbahak mendengar ocehan kakaknya. Rony pun ikut tertawa. Melihat kedekatan kakak-beradik itu membuat Rony merasa bahagia. Keluarga Saskia sedekat itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Masih Ada
FanfictionKembalinya Rony setelah tiga tahun menghilang tanpa kabar menciptakan kebingungan dalam hati Saskia Rony tiba-tiba menghubunginya lagi. Laki-laki itu juga kembali membuka kenangan yang susah payah Saskia kubur dalam hidupnya. Ketika Rony kembali, a...
