Saskia dan Rony melangkah memasuki ballroom kembali. Semua mata dibuat tertuju pada pasangan baru yang terlihat sangat serasi itu. Saskia terlihat makin bersinar dengan ball gown berwarna nude yang ia kenakan. Gaun itu terlihat pas di tubuh Saskia yang jenjang. Kalau kata Sivia gaun itu Saskia banget, pasti karena Saskia benar-benar mendiskusikan secara detail gaun seperti apa yang ia inginkan dengan Gabriel.
Sementara Rony tak kalah bersinar dengan setelan jas krem dan sepatu mengkilapnya. Sebuah bunga berwarna putih menggantung di dada kirinya. Tatanan rambutnya juga membuat ketampanannya makin bertambah. Belum lagi senyum sumbringah keduanya. Aura kebahagiaan terpancar jelas di sana.
Ballroom tersebut kian ramai karena satu persatu tamu undangan berdatangan. Ada banyak teman dari kalangan selebritis yang datang. Tidak jarang juga yang membawa kameranya untuk membuat vlog karena pasti peminatnya tinggi mengingat sebanyak apa fans Saskia dan Rony ditambah mereka memiliki fanbase gabungan.
"Jadi juga kalian, selamat ya," ucap salah satu juri di ajang pencarian bakat yang mereka ikuti dulu. Ia datang bersama istri dan anaknya.
"Terimakasih, Bang," sahut Rony sembari menyalami pria itu. Saskia juga melakukan hal yang sama.
"Bener kan prediksiku beberapa tahun yang lalu. Fallin in love itu perasaan yang ajaib, kalian masih inget kan?"
Saskia terkekeh sejenak, ia ingat dengan jelas semua prediksi pria di hadapannya itu kalau suatu saat nanti Saskia dan Rony akan bersatu dalam ikatan cinta.
"Mas Anang, makasi ya udah mau hadir," ucap Saskia sembari menjabat tangan pria tadi.
"Bahagia selalu ya kalian. Ingat perjuangan kalian sampai di titik ini, jangan menyerah untuk selalu saling membahagiakan," tutur Anang sembari merangkul Rony. Lelaki itu ikut merasakan bahagia dua anak manusia di hadapannya itu.
"Selamat malam semuanya." Suara Devan menarik perhatian seisi gedung. Saskia dan Rony ikut menoleh pada salah satu spot diseberang mereka yang dilengkapi berbagai alat musik.
"Perkenalkan saya Devan Antonio, dan kekasih saya Aisha Syera. Kami berdua ingin mengucapkan selamat kepada sahabat kami yang sedang berbahagia di sana," Devan menunjuk Saskia dan Rony yang tengah duduk di kursi pelaminan dengan tangan yang bertaut.
"Sebelum kami mempersembahkan sebuah lagu untuk mereka berdua, saya ingin bercerita sedikit tentang dua orang itu untuk merayakan mereka berdua."
Saskia dan Rony saling tatap. "Bikin ulah apalagi si bule?" Bisik Rony di telinga Saskia. Gadis itu hanya terkekeh mendengarnya.
"Saskia dan Rony adalah Tom and Jerry di dunia nyata. Kalau nggak ribut, nggak lengkap hidup mereka. Awal-awal mengenal mereka, aku adalah orang yang selalu menjadi penengah dalam setiap keributan mereka. Mungkin semua orang yang terlibat dalam kompetisi itu paham bagaimana kelakuan mereka berdua saat itu. Dan bagaimana stresnya aku memiliki dua teman yang tidak pernah akur."
"Meskipun begitu, nyatanya semesta suka dengan keributan itu. Meski ajang itu telah usai, nyatanya keributan itu tetap berlanjut. Tapi Rony memilih pergi, padahal aku tahu sebenarnya mereka sudah sama-sama saling mencintai. Saat itu aku yang selalu menemani Saskia. Selama tiga tahun, selalu ada mendung di wajah itu meski Saskia pinter nyembunyiin perasaannya lewat tingkah recehnya."
"Kita berdua gak pernah nyangka kalau Rony akan kembali dan masih membawa perasaannya untuk Saskia. Dan anehnya, dua-duanya ternyata gak bisa move on. Semenjak Rony kembali, mendung di wajah Saskia perlahan menghilang. Dia terlihat ceria lagi meski masih receh. So, congratulation for you both. Selamat merayakan jalan terjal yang telah berhasil kalian lalui. It's time for both of you to be happy. Salam damai."
KAMU SEDANG MEMBACA
Masih Ada
FanfictionKembalinya Rony setelah tiga tahun menghilang tanpa kabar menciptakan kebingungan dalam hati Saskia Rony tiba-tiba menghubunginya lagi. Laki-laki itu juga kembali membuka kenangan yang susah payah Saskia kubur dalam hidupnya. Ketika Rony kembali, a...
