"Kuatku ada batasnya. Bertahun terus terluka. Lelahku jelas terasa. Semua ini untuk apa?" - Semua ini untuk apa?
Seolah hati Erlangga yang gelap, dapat di curahkan lewat lagu ini. Lagu yang indah!
••
Ayoo absen disini! Kasih emot yang menurut kalian cocok untuk hari ini?? Kirimmm yang banyak!!!
HAPPY READING!👽💗
●ᴥ●●ᴥ●●ᴥ●
"Tuan Erlangga, semuanya telah siap."
Erlangga yang sedang mengancingkan lengan kemeja nya tak menjawab.
Dia melirik kearah Miky sekilas, lalu melanjutkan merapihkan pakaiannya lagi.
Pria itu tidak berniat bicara sedikit pun. Tanpa basa-basi Erlangga melangkahkan kaki jenjangnya keluar rumah menuju mobil mewah mengkilapnya yang sudah di siapkan.
Didalam mobil, suasa dingin mencekam. Erlangga terlihat lebih-lebih menakutkan hari ini.
"Tuan, ada dokumen yang baru saja saya terima atas nama anda." Miky berucap, memberikan sebuah dokumen coklat tanpa ada alamat sang pengirim disana.
Erlangga terlihat acuh.
"Kau bisa mengetahui siapa pengirimnya?" Tanya Erlan dingin.
"Tentu tuan, saat saya membuka dokumen itu saya langsung mengetahuinya."
Erlangga mengernyitkan dahi.
"Juna Abirata. Dia mengirim itu."
Erlangga menyipitkan matanya tak suka. Dia langsung membuka dokumen itu, menarik beberapa kertas yang ada di dalam sana.
Erlangga terdiam sesaat.
"Ini sebuah hasil tes DNA?" Miky mengangguk sambil tetap fokus mengendarai mobil.
Erlangga membaca nya dengan seksama, wajahnya benar-benar terlihat tidak minat. Tapi saat dia terhenti pada satu Nama, Erlangga menekuk alis penasaran.
"Kharaham?"
"Ini tes DNA Kharaham dan... Meta?" Tanya Erlangga ragu.
"Benar, Tuan."
Erlangga mengeluarkan semua kertas yang ada didalam dokumen itu. Dia membaca semuanya satu persatu, menemukan fakta bahwa Juna lah yang mengirimkan ini untuk menjelaskan semuanya. Dia mengatakan tentang Kharaham, ayah biologis Meta. Erlangga cukup terkejut, pria ini suka rela mengatakan semua hal yang dia coba tutupi dari awal.
Di kertas itu juga di beri tahu bahwa selama ini semua nya palsu, ah kalau ini Erlangga juga sudah tau. Dia mengatakan soal profesor Adi palsu, dia bilang pria itu tak akan pernah bisa dilacak, dia begitu cerdik. Tapi Juna memberitahu namanya, Joel.
Erlangga menatap kesal, nama Joel sangat tidak cocok untuk orang yang mirip siluman kodok itu, cih!
Tapi dari semuanya, ada yang lebih penting. Juna bilang, besok pagi pukul 9 Meta akan di bawa pergi ke kota Air 'Venice'. Dia tak akan pernah kembali jika benar-benar sampai di kota itu. Dan orang bernama Joel ada disana. Dia yang akan membawa Meta pergi.
Erlangga mengernyitkan keningnya, dia mengecek jam tangannya melihat perkiraan waktu yang dia butuhkan.
"Besok pagi, sesuai dengan waktu yang ku rencanakan. Kita akan kesana setelah pemakaman." Ujar Erlangga di jawab mengerti oleh Miky.
KAMU SEDANG MEMBACA
Wft! Papa?! |END
Jugendliteratur[TERBIT] "Bagaimana bisa pria iblis itu mengadopsi seorang putri?!" Begitulah Dunia mengatakan tentang keputusan gila seorang pria yang sangat berpengaruh didunia. Erlangga Saputra Dirgantara seorang pria kaya dan tampan tetapi memiliki sifat yang s...
