* 2500 kata, jangan bosan ya kalian ;) *
Ochie dan keluarganya sedang sarapan bersama. Keluarga itu berbincang ringan, tapi pagi ini Ochie dalam mood yang tidak bagus. Tadi malam ia dan Clafita di hubungi oleh jennie, mereka melakukan video call bertiga. Jennie memberitahu soal Lisa yang tiba-tiba datang dengan basah kuyup oleh hujan.
Meski Jennie tidak diberitahu oleh Lisa ada apa, tapi mereka bertiga satu pemikiran kalau ini semua pasti karena ulah suaminya, Elvano. Jennie dan Clafita juga memberitahu Ochie soal keinginan Lisa yang ingin bercerai. Sebagai seorang sahabat, jika hanya sakit yang diterima Lisa tentu saja ia akan mendukung apapun yang jadi pilihan Lisa.
"permisi pak, bu" ART rumah itu menginterupsi mereka.
"ada apa bi?" tanya sang Nyonya.
"di depan ada boss nya bapak"
"pak Elvano?" tanya Chandra
"iya betul mas"
"loh? Ada apa pak Elvano pagi-pagi kesini?" bingung ayahnya.
Tapi Ochie segera melepas sendok garpunya lalu berdiri dan berjalan dengan cepat meninggalkan meja yang lalu disusul oleh anggota keluarga yang lain. Dapat Ochie lihat Elvano yang sedang berdiri gelisah di ruang tamu.
"ngapain lo kesini pagi-pagi??!!" bentak Ochie tanpa mempedulikan lagi sopan-santun.
"Ochie!!" sang ayah yang mendengar putrinya dengan tidak sopan menyapa atasannya itu menegur "apa-apaan sih kamu?!"
"maafkan kelakuan putri saya pak" ujar Adhitama tak enak.
"tidak apa pak Tama" ujar Elvano.
"ada apa ya pak?" tanya Chandra sopan.
"saya ingin bertanya soal Lisa"
"ga ada! Ga ada Lisa disini! Ga usah cari dia. Dia pergi artinya dia ga pengen ngeliat lo!" sahut Ochie dengan emosi.
"OCHIE!!!" Tama membentaknya sekali lagi.
Ochie pun meninggalkan ruang tamu lalu masuk dengan cepat membuat keluarganya yang lain merasa tidak enak pada Elvano.
"sekali lagi maafkan kelakuan putri saya pak"
"iya pak tidak apa-apa"
"tapi untuk Lisa, memang kebetulan tidak ada disini pak" tambah Tama.
"begitu ya" gumam Elvano "kalau begitu saya permisi. Maaf telah menganggu pagi-pagi begini pak"
"hati-hati dijalan pak" ujar Chandra.
Elvano pun meninggalkan rumah keluarga Adhitama dan segera melanjutkan pencariannya. Selain alamat Ochie ia juga mengetahui alamat Jennie. Ia pernah menghadiri acara yang diadakan oleh ayah gadis itu.
Memacu laju mobilnya dalam waktu 35 menit Elvano sampai di kediaman Jennie. Setelah pagar dibuka otomatis dari dalam, Elvano membawa mobilnya ke halaman rumah itu. Disana dapat ia lihat Jennie yang sudah menunggu di pelataran rumah. Tangan gadis itu terlipat di dada, wajah datar tanpa ekspresi sangat terlihat ia dalam keadaan tidak senang.
Elvano keluar dari mobilnya dan tidak sengaja melihat mobil kuning yang mencolok di garasi rumah itu. Jelas ia mengenalinya, dengan plat nomor yang ia ingat betul itu milik istrinya. Pria itu menghampiri Jennie setelah menaiki beberapa undakan tangga.
"Lisa ada disini" ujar Elvano. Bukan bertanya tapi sebuah pernyataan.
"terus?" sahut Jennie dingin.
"ijinin saya ketemu Lisa"
"engga" Elvano mengerutkan keningnya dengan jawaban singkat Jennie.
"ada masalah yang harus kami luruskan"
KAMU SEDANG MEMBACA
EL & AL
RomanceLisa memiliki pilihan untuk menuruti perjodohan ini atau menolaknya. Ayahnya bukan tipe pemaksa, ia menyerahkan keputusan pada Lisa. Tentu saja Lisa ingin menolak, banyak alasan untuk menolak, pertama mereka baru sekali bertemu dan pertemuan itu tid...
