Happy Reading
Siang itu rumah terasa tenang.
Ameera masih tidur. Gala sedang berbaring santai di sofa sambil memainkan ponselnya. Bulan duduk di meja makan kecil, membuka aplikasi kalender di ponselnya tanpa tujuan jelas.
Awalnya cuma iseng.
Lalu tiba-tiba ia terdiam.
Jarinya berhenti di layar.
Tanggal.
Hitungan hari.
Ia mengerutkan kening.
"Gala..." panggilnya pelan.
"Hm?" jawab Gala santai tanpa menoleh.
"Kemarin kita..."
"Kenapa?" Gala menoleh, masih santai.
Bulan menelan ludah pelan.
"Aku belum pasang KB."
Gala berkedip sekali.
"Oh."
Sunyi dua detik.
Lalu Gala mencoba tetap tenang. "Ya... nggak apa-apa kan?"
Bulan menatapnya tajam. "Nggak apa-apa gimana?"
"Ya maksudku... kita bisa hitung-hitung masa subur."
Bulan langsung membuka kalender lagi.
"Masalahnya aku belum hitung."
Gala sekarang duduk lebih tegak.
"Sekarang hitung."
Bulan mulai menghitung pelan. Siklusnya memang belum benar-benar stabil sejak melahirkan. Kadang maju, kadang mundur.
Wajahnya makin serius.
"Aku juga belum haid rutin banget," gumamnya.
Gala mencoba tetap positif.
"Tapi kan biasanya nggak langsung ya..."
"Kamu ingat Ameera dulu gimana jadinya?"
Gala mengernyit. "Gimana maksudnya?"
Bulan menatapnya serius.
"Ameera itu... sekali."
Gala membeku.
Sunyi.
Lalu pelan-pelan ekspresinya berubah.
"Oh."
Bulan mengangguk pelan.
Gala sekarang benar-benar duduk tegak.
Ingatan itu jelas. Waktu itu mereka membuat ameera karena faro menjahati bulan. Merasa kemungkinan kecil. Dan ternyata... justru dari satu kali itu lahirlah Ameera.
Yang sekarang tidur tenang di kamar sebelah.
"Kita terlalu percaya diri ya," gumam Gala pelan.
Bulan menarik napas panjang.
"Aku baru ngeh. Siklusku aja belum stabil. Dan waktu Ameera juga... aku bahkan nggak sadar masa subur."
Gala mengusap wajahnya sendiri pelan.
Tadi ia mencoba berpikir positif.
Sekarang kenyataannya terasa lebih nyata.
"Aku nggak mau kamu stres," ucapnya pelan.
"Aku juga nggak mau," jawab Bulan jujur. "Tapi fakta bahwa Ameera itu 'sekali jadi' bikin aku nggak bisa santai."
Sunyi beberapa detik.
KAMU SEDANG MEMBACA
GALLAN
RomanceTidak ada yang tau mengenai garis takdir yang sudah di tentukan oleh Tuhan.Bulan seorang wanita karir yang sampai saat ini belum menikah juga semenjak dijadikan taruhan oleh mantan pacarnya. Tanpa di duga enam tahun mereka berpisah. kini mereka ha...
