Happy Reading
Dua minggu setelah pulang dari villa, Bulan mulai merasa ada yang berbeda.
Awalnya cuma telat beberapa hari. Ia mencoba menenangkan diri.
Mungkin cuma capek.
Tapi tubuhnya tidak bisa dibohongi. Mual kecil datang pagi hari. Badan cepat lelah. Perasaan jadi lebih sensitif dari biasanya.
Suatu pagi, saat Gala sedang menimang Ameera, Bulan keluar dari kamar mandi dengan wajah pucat dan tangan gemetar memegang sesuatu.
Gala langsung sadar.
"Itu apa?"
Bulan tidak langsung menjawab. Ia hanya mendekat dan menyerahkan test pack itu ke tangan Gala.
Dua garis.
Jelas.
Hening.
Beberapa detik Gala hanya menatap benda kecil itu seakan berharap garisnya berubah.
"Bul..."
Bulan menutup wajahnya dengan kedua tangan.
"Aku nggak salah lihat kan?"
Gala menggeleng pelan.
"Enggak."
Hening lagi.
Lalu Gala duduk perlahan.
"Berarti..."
"Iya."
Ameera yang ada di gendongannya tertawa kecil tanpa tahu apa-apa.
Bulan terduduk di sofa.
"Ameera baru enam bulan, Gal..."
Gala mengusap wajahnya.
"Ini... ini cepat banget."
Bulan menatap kosong ke depan.
"Kita bahkan belum pasang KB."
Gala terdiam.
Ia tahu ini bukan momen untuk bercanda.
Beberapa jam kemudian, kabar itu sampai ke keluarga.
Dan reaksi yang muncul benar-benar di luar dugaan.
Mama Gala adalah yang paling heboh.
"KOK BISA?!"
Gala hanya menunduk seperti anak SMA ketahuan bolos.
"Mama kan udah bilang jaga jarak dulu!"
"Maa..."
"Ameera aja belum setahun!"
Papa Gala hanya geleng-geleng kepala sambil menahan senyum.
Sementara di sisi lain-
Mami dan Papi Bulan justru terlihat sangat senang.
"Alhamdulillah!" kata Mami sambil memeluk Bulan.
"Rezeki nggak ke mana," tambah Papi dengan wajah bangga.
Bulan hanya bisa tersenyum kaku.
Di grup keluarga, kabar itu langsung menyebar.
Langit mengirim pesan suara panjang penuh tawa.
"Gila, Gal. Produktif banget."
Dara, yang sedang hamil dua bulan, langsung menelpon.
"BULAN?! SERIUS?!"
Bulan menjawab lemah,
"Iya, Mbak..."
Dara tertawa tak berhenti.
"Ya ampun, kita hamil barengan!"
KAMU SEDANG MEMBACA
GALLAN
RomanceTidak ada yang tau mengenai garis takdir yang sudah di tentukan oleh Tuhan.Bulan seorang wanita karir yang sampai saat ini belum menikah juga semenjak dijadikan taruhan oleh mantan pacarnya. Tanpa di duga enam tahun mereka berpisah. kini mereka ha...
