*seperti biasa puter musik yang diatas dulu yah, author bikin chap ini sambil dengar lagu ini*
Cuaca hari ini tidak begitu bagus sama seperti satu tahun yang lalu. Begitu mendung begitu suram.
Hari ini perayaan 1 tahun hubunganku dan jinyoung. Tidak terasa semua hal terjadi begitu cepat.
Banyak hal yang berubah selama 1 tahun belakangan ini tapi ada satu hal yang tidak berubah dan itu adalah hati 1 tahun yang lalu aku menawarkan diri untuk menjadi kekasih bae jinyoung hanya karna terbawa emosi dan perasaan saat itu.
Meskipun ku tau saat itu daehwi dekat dengan jinyoung aku coba untuk menutup itu semua aku berusaha mengabaikan fakta itu. Aku ingin egois untuk kali ini saja. Aku ingin memiliki seseorang disampingku.
Author pov
1 tahun yang lalu.
H-4
"linie~aa ada apa kenapa tiba-tiba seperti ini?" Guanlin mengemas barangnya yang ada di apatemen jihoon. For your information Guanlin dan jihoon tinggal bersama tanpa di ketahui oleh siapapun bahkan oleh mantan member wanna one sekalipun.
"linie jawab aku" jihoon menarik tangan Guanlin hingga menghadapnya.
"hyung mianee aku harus pergi. Aku benar benar harus pergi" jawab gualin
"Tapi kenapa? Jawab aku kau tidak boleh pergi sebelum menjelaskan semuanya, jika kau sekarang tanpa menjelaskan apapun jangan berharap kau bisa kembali" jihoon menghalangi kepergian guanlin.
"jangan mengaturku aku muak" guanlin membentak jihoon dan mendorongnya menjauh.
"aku muak dengan semua ini. Termasuk denganmu" kata-kata guanlin menusuk hati jihoon sangat dalam. Jihoon tau ia belum bisa jadi kekasih yang baik untuk guanlin, ia selalu sibuk syuting dan sering kali membatalkan janjinya bersama guanlin. Tapi ia tidak menyangka kelalaiannya sebagai kekasih akan berujung seperti ini. Berujung pada guanlin meninggalkannya.
Keesokan harinya itu guanlin meninggalkan rumah mereka tadi malam. Jihoon bangun dengan kepala yang sangat sakit karna semalam ia memilih minum minuman keras untuk menghilangkan stressnya.
Setelah ia sadar ia langsung mengambilkan handphone dan menghubungi guanlin tapi nomornya sudah tidak aktif. Ia menelpin seonho tapi seonho juga tidak tau keberadaan guanlin. Ia mengatakan terakhir melihat guanlin kemaren sore saat mereka pulang dari cube.
Jihoon begitu kelimpungan mencari keberadaan guanlin. Ia menelpon agensi guanlin tapi mereka tidak mau mengatakan apapun. Jihoon terus berusaha menghubungi guanlin dan semua orang yang guanlin kenal bahkan di sela sela syuting dramanya tapi hasilnya nihil.
H-3
Bagaikan petir di siang bolong , jihoon terduduk lemas di kursinya handphonenya jatuh ketanah tanpa ia sadari saat melihat kabar.
" cube entertainment merilis pernyataan resmi atas hengkangnya guanlin dari grup bahkan dari agensinya. Guanlin bahkan sudah membayar uang ganti rugi pelanggaran kontraknya yang artinya ia sudah murni keluar dari cube saat ditanyai tentang keberadaan gualin dan alasan keluarnya guanlin. Cube mengatakan itu adalah privasi dan mereka juga tidak mengetahui keberadaan guanlin.
Berita itu membuat jihoon syok. Bahkan tidak bisa fokus untuk syuting.Managernya bahkan harus membawanya kerumah sakit karna pingsan saat syuting.
Di rumah sakit. Jihoon dirawat dengan intensif karna kadar gula yang turun drastis. Tekanan darahnya juga dibawah normal. Efek kelelahan dan stress memperburuk keadaanya. Ia sadar dari pingsannya dan memaksa untuk pulang. Jadi managernya mengantarkannya pulang ke apartemen.
KAMU SEDANG MEMBACA
Memory
Fanfic#2 tahun setelah wanna one disband. bagaimana cerita ini akan berlanjut ?
