Hati siapa ? (Part 3)

885 166 30
                                        

Guanlin tersenyum dan mengusap rambut daehwi pelan saat menemui daehwi di parkiran, tanpa mereka sadari paparazi itu  terus mengambil photo-photo mereka. 

"americano untukku?" 

"lalu untuk siapa lagi, apa menurutmu aku mampu meminum 2 gelas sekaligus?" daehwi memajukan bibirnya kesal

"aahhh menggemaskan sekali" guanlin mencubit kedua pipi daehwi.

"ahhh yakkkk bagaimanapun aku tetap hyungmu.... ini minum saja kopimu" jawab daehwi menepis tangan guanlin dan menyerahkah kopi itu pada guanlin.

"Kita seumuran bagaimana bisa aku memanggilmu hyung" kata guanlin mengacak rambut daehwi.

" lagi pula perbedaan tubuh kita seperti ini, kau bisa saja memanggilku....... "  Guanlin menghimpit  tubuhnya ke daehwi dan berbisik ke telinga daehwi " kau mungkin saja bisa memanggilku ' Daddy." ucap Guanlin tersenyum setan.  

"Daddy ?.... terima ini 'daddy' " ucap daehwi kaget dan kemudian menendang tungkai kaki guanlin membuat guanlin kesakitan

"1 tahun koma otakmu menjadi kotor,  Cepatlah di bersihkan sebelum berkarat" lanjut daehwi
yang sudah masuk kemobilnya dan duduk dengan nyaman.
"yakk kau tidak masuk, bukankah kita harus belanja" ucap daehwi mengingatkan tujuan awaln mereka.

Guanlin masuk ke mobil daehwi kali ini ia yang menyetir sedangkan daehwi duduk di kursi penumpang dan bernyanyi kecil sambil membiarkan udara dingin mengenai wajahnya.

"sekarang kita mau kemana?"

"aku lapar. Tadi cuma makan salad itupun sisa sihoon hyung"

"aigoo kasihan sekali.. Arashoo ayo kita makan dulu" ucap guanlin mengusap belakang kepala daehwi.

"Traktir okay? "

"Baiklah baiklah"

Setelah perjalanan singkat mereka sampai di restoran sushi. Dan ikut mengantri.

"apa disini enak? ""sangat enak, Sagang dan aku selalu makan disini sebelumnya"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"apa disini enak? "
"sangat enak, Sagang dan aku selalu makan disini sebelumnya"

"kemarilah jangan ditengah jalan" ucap guanlin menarik pinggang daehwi agar berdiri kedekatnya.

"Linlin~aa" ucap daehwi kaget karna perlakuan guanlin 

"hmm kenapa?" tanya guanlin balik pada daehwi dan tersenyum seperti tidak terjadi apa-apa.

"kau membuatku kaget" ucap daehwi cemberut. 

"Aigoo~aa mianeee" ucap guanlin memncubit pipi daehwi.

"daehwi~aa  aku tidak tau mencubit pipimu itu sangat menyenangkan"lanjut guanlin memainkan pipi daehwi.

"Itu karna kau  terlalu sibuk dengan jihoon hyung, kau tidak punya kegiatan lain selain mengikutinya kemana"

MemoryTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang