H.O.T

5.8K 316 29
                                    

This story made by linokiyowo

"Sayang." Panggil Chan saat melihat Minho sedang asik memasak. Chan terkekeh pelan saat melihat Minho menggerutu.

"Hey sayangku ada apa hm?" Tanya Chan saat sudah berada di belakang Minho, tak lupa memeluknya dari belakang sehingga membuat Minho kaget.

"Astaga! Chan hyung membuatku kaget saja, sejak kapan hyung di belakangku?" Tanya balik Minho masih dengan tangan kiri yg mengelus dadanya dan tangan kanan mematikan kompor.

"maafkan aku sayang, aku sudah dari tadi di sini tapi kamu gk menyadarinya dan malah asik mendumel soal masakanmu sendiri." jelas Chan yg kini sudah membalikan badan Minho menjadi menghadap dirinya.

"ehehehe maafkan aku Chan hyung  habisnya aku masak  gk enak terus jdi aku marah marah deh." ujar minho seraya mempoutkan bibirnya.

Cup

Chan mencium Minho tepat d bibirnya

"istri ku ini mau belajar masak hmm?" tanya Chan lagi tak lupa mengelus pipi Minho.

"aku ingin jadi istri berguna buat Chan hyung." lirih Minho seraya menunduk dalam membuat Chan gemas lalu mencubit kedua pipi minho.

"dengan kamu ada d sampingku ajj kmu udah berguna buat aku hun." ujar Chan membuat Minho malu terlihat dari kedua pipinya yg kini mulai terlihat sangat  memerah.

"a...apa sih chan hyunmmmmpptt"belum selesai minho berbicara, bibirnya sudah lebih dulu d bungkam dengan bibir pucat Chan.

Bibir keduanya hanya menempel selama beberapa detik sampai satu lenguhan mulai keluar  saat Chan mulai menggigit dan melumat bibir Minho

"eunghhhh chanhhh hyunghh." lenguhan Minho semakin keras tak kala tangan kanan besar Chan mulai meremas miliknya  d bawah sana dan tak lupa tangan kiri yg kini sedang asik memilin nipple Minho.

"akhhh hyunghhhh.  Akhhh mmmmhhh ohhhh yeahhh nyahhh eunghh sshhh." sungguh Chan tak bisa menahan hasratnya lagi saat melihat bagaimana Minho yg mendesah  memanggil namanya dan jangan lupakan badannya yg penuh dengan keringat membuatnya mulai membuka semua pakaian yg ia kenakan maupun yg Minho kenakan.

Mengangkat Minho ke atas meja
"kau sangat  cantik Minho, katakanlah kalau kamu menginginkanku." ujar Chan seraya menjilati nipple Minho

"akhh masterhhh touchhh mehhh hngggh." ucap Minho dengan nada seksi tak lupa dengan menggigit bibir bawahnya membuat Chan  semakin bergairah

Plak

"akhhhh"

Plak
Plak
Plak

Suara tamparan menggema saat Chan menampar pantat Minho keras.

"shit kamu benar benar seksi dan juga nakal sayang." ujar Chan seraya mengambil choker dari dalam saku celana yg tadi ia kenakan lalu memasangkannya ke leher Minho.

"oh my god you're so beatiful." lirih Chan tepat d telinga Minho

Chan menjauhi Minho dan duduk d kursi yg ada d pojokan dapur.

"kemarilah sayang dan manjakan little bang." panggil Chan seraya melebarkan kakinya

Minho yg mendengar itupun turun dari meja dan menghampiri Chan. Berjongkok d depan Chan dengan  tangan  yg sudah menggenggam kejantanan Chan.

"masukan sayang hangatkan dia dalam mulutmu itu." ujar Chan lagi

Tak perlu d printah lagi Minhopun mulai memasukan kejantanan Chan ke dalam mulutnya mengulum menggigit membuat Chan melenguh keenakan.

"yahhh babyhhh terushhh"

"mulutmu sangat nikmat dan hangat babyhhh." racau Chan saat Minho mempercepat tempo kulumannya

"yahhh.... Aku akan sam___"

"BUNDAAAAAA HYUNJINIE NGOMPOL." triak seorng bocah dari dalam kamar membuat ucapan Chan terpotong sekaligus  orang yg membuat Minho kini mulai memakai kembali pakaiannya dan berlari pergi meninggalkan Chan.

"anak sialan." umpat chan lalu berjalan kearah kamar mandi









End


Ciaaaaaaaaaaaa nungguin

Softie Minho CollectionTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang