17 Oktober 2020.

227 32 2
                                        

Empat Bulan Kemudian.

Keysa menyembulkan kepala di sela pintu yang sedikit terbuka. Ia cengir kuda saat ketahuan oleh Ny. Febby yang ingin membuka lemari. Membuka pintu lebar, ia cepat-cepat masuk dan menutup pintu lagi. Melihat cengiran lebar itu, Ny. Febby menggeleng dan segera berbaring di kasur.

Keysa langsung saja melompat, memeluk wanita itu dengan erat. "Kangen banget sama mommy."

Ny. Febby seketika tertawa dan balas memeluk. "Perasaan ketemu terus tiap hari, ketemu bisa kangen?"

"Karena Keysa sayang bangetttttt sama mommy!" seru Keysa tersenyum semakin lebar hingga menampakkan gusinya.

Gemas sendiri, Ny. Febby mencubit pipi yang kembali chubby itu. "Mommy juga sayang banget sama Putri Kesayangan Mommy ini," ucapnya mengusap pipi itu.

Keysa tak bisa menyembunyikan rasa senangnya. Ia menjatuhkan kepala di perut Ny. Febby, memejamkan mata merasakan usapan pada kepalanya.

"Besok UNBK ya?"

Sebagai jawaban, Keysa menganggukkan kepala.

"Besok mommy yang antar ya."

Keysa langsung mengangkat kepalanya menatap dengan semangat. "Boleh bangett!!" serunya lalu kembali menjatuhkan kepala di perut.

"Setelah lulus ini, apa rencana Keysa?"

"Mommy, tahun ini ada prom night. Temanya King And Queen, tapi Keysa gak tau harus aja siapa," adu Keysa memayunkan bibirnya.

"Galava gak bisa?"

Keysa menggelengkan kepalanya. "Keysa udah aja tapi Kak Galak gak bisa, ada meeting sama Daddy. Kak Albi juga harus urus perusahaan papa."

Ny. Febby mengangguk-angguk. "Siapa lagi ya?" tanyanya terlihat berpikir. "Ah, mommy tau!"

Keysa seketika bersemangat menatap sang mommy.

"Ajak Pak Jaka aja."

Seketika Keysa mendelik membuat Ny. Febby tertawa geli.

"Mommy ah," rengek Keysa kembali menjatuhkan kepalanya. "OSIS bilang ada hadiahnya mommy. Mereka siapin trophy buat pasangan yang paling cocok!"

"Tanya Kayvi coba."

Keysa langsung mengatupkan mulutnya mendengar perkataan itu. "Mommy ...."

"Katanya mau perbaiki hubungan lagi sama Kayvi."

"Iya, tapi Keysa gak mau ngomong duluan. Kan Kayvi yang jauhin Keysa, harusnya Kayvi yang ajak Keysa ngomong duluan."

Ny. Febby menggeleng mendengar perkataan itu. "Nggak penting siapa yang minta maaf duluan, Sayang."

Mendengar itu, Keysa langsung memayunkan bibirnya.

"Yaudah nanti mommy yang ngomong biar dia duluan yang telpon kamu."

Keysa akhirnya mengangguk kecil. "Tapi nanti Keysa harus ngomong apa? Pasti canggung banget nanti," keluhnya lagi.

"Udah, itu gak usah dipikirin."

Mengangguk patuh, Keysa menarik selimut dan semakin merapat.

"Jadi, apa rencana Keysa setelah lulus?"

"Keysa mau kerja."

"Huh?!"

Keysa tertawa geli mendengar suara terkejut itu.

"Kerja gimana maksudnya? Galava izinin Keysa kerja emang?"

Keysa menganggukkan kepalanya. "Keysa dan Kak Galak udah ngomong sama Mommy dan Daddy. Daddy setuju kalau pernikahannya setelah Kak Galak wisuda. Keysa juga setuju. Selama ini yang Keysa punya dikasih sama Mommy, Kak Albi, Kak Galak, dan ... Kayvi," lirihnya kecil.

Fam(ily)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang