18 Oktober 2020

294 35 3
                                        

Keysa berlari menghampiri Galava yang sudah merentangkan tangannya bersiap memeluk. Hari ini, tepatnya pada siang hari setelah shiftnya selesai, Keysa berhenti bekerja. Jadi, ia tidak perlu takut ditegur oleh pihak Cafe karena berpelukan di tempat umum.

Galava membuka pintu mobil, membawa Keysa masuk dan memasangkan seatbelt. Ia berlari menuju kemudi dan segera menyalakan mesin.

"Ini kartunya?" tanya Keysa mengambil kardus kecil yang ada di bawah. Ia tersenyum lebar membaca isi kartu itu.

The Wedding Of

Galava Winata (Anak dari Tuan Winata dan Diana Samara)
&
Keysa Jennifer (Adik dari Albivaran Jennifer dan Putri Kesayangan Febby Ranty)

Thursday
20 October 2020

We Invite You To Celebrate Our Wedding.

"Suka, 'kan?"

Keysa menganggukkan kepalanya. Ia mengambil ponsel Galava dan memfoto undangan itu dengan latar langit dan memposting di ig.

"Mau kirim ke siapa dulu?"

"Irene sama Stavy!" seru Keysa semangat.

Galava terkekeh, mengusap kepala tunangannya itu dengan gemas. Keysa tak bisa menyembunyikan senyum lebarnya.

"Key."

"Iya Sayanggg?"

Galava cukup terkejut mendengar sahutan itu. Ia menatap keluar sebentar, menggaruk tengkuknya dengan senyum yang tak bisa ia tahan.

"Kenapa Sayanggg?" tanya Keysa mengulang dengan senyum jahil.

Galava berdehem pelan, mencari posisi nyaman untuk duduk. "Keysa mau ... pegangan tangan?" tanyanya membuka telapak tangan.

Keysa tanpa ragu menerima tawaran itu. Ia memberikan ciuman pada punggung tangan itu membuat wajah Galava semakin memerah.

Keysa seketika tertawa, memeluk dari samping dan memberikan ciuman pada pipi. "Sayang calon suami banyak-banyak."

***

Keysa berlari keluar dari kamar. Tertawa jahat melihat Albivaran yang tengah bermain ponsel sambil berjalan. Ia berlari, menyenggol hingga sang kakak jatuh ke atas sofa.

"Key!" geram Albivaran hampir melempar bantal.

Jika saja seorang wanita tidak muncul dari kamar, bantal itu akan melayang di udara.

Keysa segera berlindung di belakang Ny. Febby dan memeletkan lidahnya. "Makanya kalau jalan jangan sambil main hp, Kak. Kena tabrak 'kan!"

"Kakak tau kamu sengaja!" kesal Albivaran mendengus.

Ny. Febby hanya menggeleng melihat dua saudara yang sudah ia anggap sebagai anaknya.

"Mommy mau ke mana?" tanya Keysa mendongak.

Ny. Febby menunjukkan tempat air yang ia pegang. "Ambil air."

Segera Keysa mengambil alih tempat air itu. "Biar Keysa yang isi. Mommy masuk aja, Keysa mau kasih sesuatu," ucapnya dengan cengiran lebar dan segera lari.

Fam(ily)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang