#Part 21❤

12.8K 663 9
                                    

Elma, Isty dan Lea. Kini mereka bertiga tengah duduk di kursi kayu panjang, di pinggir lapang di bawah pohon mangga. Mereka bertiga sedang menonton Arga cs bermain basket sejak istirahat tadi.

Tadi setelah bel berbunyi. Lea memaksa Isty dan Elma untuk ikut dengannya. Mereka berdua sudah menolak tapi lea terus saja merengek ingin di temani melihat cowok cowok bermain basket. Al hasil kedua nya pun terpaksa ikut, dari pada harus melihat lea merengek seperti anak kecil. Dan itu sangat menyebalkan sekali untuk Isty.

Arga yang berada di tengah lapangan sesekali mengalihkan atensinya pada Elma, memberikan senyuman manis untuk gadis itu. Entah kenapa senyuman Arga sangat berpengaruh untuk Elma,  senyuman Arga terlihat begitu tulus untuk nya.

Elma membalas senyuman Arga dengan senyuman  nya juga. Memberikan semangat lewat kode tangan nya dan bibir yang berucap tanpa suara.

"Yaelah. Loyang di senyumin kenapa gue yang baper" Ujar Lea

"Emang yah selain ganteng, keren, cool, tajir, dingin, datar.  Arga kalau senyum tetep aja ada manis manis nya" Lanjut Lea seraya entah membayangkan apa dan mata nya masih saja lurus ke lapangan seraya senyum senyum sendiri.

"Yeu. Lebay lo" Isty mengusap wajah Lea dengan tangan nya. "Ish Tyty lo... "

Elma terkekeh. Tapi yang di katakan Lea itu memang benar. Arga itu sempurna seperti tidak ada celah sedikit pun di hidup nya, fisik dan materi bahkan segalanya.

"Kenapa? Mau? " Tanya Elma

"Hah?! " Lea membulat kan kedua mata nya.

"Ambil Aja" Ucap Elma. Namun di akhiri dengan kekehan.

Lea menggelengkan kepala nya cepat. "No,  I am just kidding Elma" Ucap Lea

"Gue cuma muji doang. gak ada unsur yang lain,  serius?" Lea mengangkat tangannya membentuk huruf v. Takut takut jika Elma marah karena sudah memuji Arga.

"El... Jangan marah gue cuma becanda serius" Lea mengerucutkan bibir nya, ah bibir nya ini selalu keceplosan.

"Emang nya Elma si Arga?  yang bisa marah kalau ada yang muji milik nya? " Ujar Isty

"Dah lah gak usah lebay" Lanjut gadis itu.

"Ya tapi kan_"

"Gue biasa aja lea. Gak usah merasa bersalah gitu" Ucap Elma seraya tertawa kecil.

"Kalaupun ada yang mau sama Arga yaudah gakpapa, gue ikhlas" Ucap nya.

"Ih kok lo ngomong gitu si.. Maafin gue, gue cuma becanda.." Rengek lea, sekarang dirinya merasa semakin bersalah.

"Yakin lo ngomong gitu?  Yakin lo bakalan ikhlas kalau Arga sama orang lain? " Tanya Isty. Kedua nya menoleh pada gadis itu.

Elma tersenyum, kemudian mata nya dia alihkan pada Arga yang sedang bermain basket di sana. " Kalau pun itu terjadi,  gue coba untuk ikhlas. Karena buat apa gue mempertahankan yang bukan menjadi milik gue" Ucap nya dan wajah nya masih sama menampilkan senyuman nya itu.

Isty dan Lea menatap satu sama lain seolah sedikit tidak paham yang di katakan oleh Elma barusan.

"Kenapa lo ngomong gitu? "Tanya Isty.

Elma hanya menggelengkan kepalanya.

"Dan ya. Sebenernya lo sama Arga itu udah balikan atau belom si? " Tanya Lea. karena setelah kejadian dimana Arga mengajak balikan Elma. Lea dan isty sama sama tidak tahu apa jawaban gadis itu.

Elma menggeleng. "Gue gak balikan sama Arga" Jawab nya.

"Terus? "

"Gue cuma mau nyoba ngejalanin apa yang gue rasain sekarang sama dia"

Possesive Mantan✔Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang