Selamat membaca❤
....
Elma melangkahkan kakinya masuk ke dalam kelas. Disana belum ada siapa siapa hanya ada dirinya saja. Tadi dia juga berangkat dengan di antar oleh ken, kedua teman nya juga mengatakan akan datang terlambat ke sekolah karena mobil yang mereka tumpangi mogok di jalan dengan tiba tiba. Jadi Elma memutuskan untuk kekelas duluan tanpa menunggu kedua temannya.
Gadis itu baru saja akan menduduki bokong nya di kursi, namun matanya menyipit kala melihat sebuah benda di atas meja belajarnya sekarang.
Tangan nya terulur untuk mengambil kotak berukuran sedang itu. Namun di samping kotak itu juga ada setangkai bunga mawar merah.
Elma celingak celinguk disana. Tidak ada orang disini. Tanpa pikir panjang gadis itu membuka kotak itu.
Mata Elma langsung berbinar saat melihat isi dari kotak itu. Dua buah boneka monyet yang berukuran kecil. Gadis itu langsung mengambil nya dan mencium kedua boneka itu. Tidak salah lagi jika ini pasti dari Arga.
Elma mengambil bunga mawar itu. Di tangkai nya terdapat selembar kertas kecil yang di lipat dan di ikatkan disana. Gadis itu melepaskan nya dan membaca sebuah huruf yang tertulis.
Hanya ada sebuah hurup A yang tertulis. Elma sempat menyernyit namun detik kemudian dia tersenyum. Ini adalah bunga mawar merah kesukaan nya. Tapi kenapa Arga memberi nya bunga? karena baru kali ini Arga bersikap romantis dengan cara seperti ini. Pikirnya.
Ah sudah lah Elma tak ingin memikirkan nya yang terpenting dia sudah memiliki dua boneka monyet yang dia inginkan. Gadis itu menyimpan bunga dan boneka itu ke dalam tas. Menduduki bokongnya di kursi dan memainkan ponsel seraya menunggu bel masuk bunyi.
"Pagi" Suara yang terdengar lembut membuat Elma mengalihkan atensinya pada pintu masuk.
Disana, Arga yang tengah berdiri seraya tersenyum pada Elma. Cowok itu masuk menghampiri Elma, bahkan mengecup kening gadis itu sebentar sekarang.
Cup
"Arga" Ucap Elma
Arga tersenyum kembali. Lalu menarik kursi dan menduduki nya di samping Elma.
"Gimana, suka?" Tanya Arga
Elma mengangguk antusias, gadis itu dengan spontan memeluk tubuh Arga. "Makasih ga, aku suka boneka nya, makasih banget" Senang gadis itu.
Arga mengangguk dan membalas pelukan gadis itu. "Sama sama El" Ucap Arga.
Cowok itu mengecup kepala Elma. Melihat Elma sesenang ini membuat Arga juga bahagia melihatnya.
"Inget. Itu cuma boneka monyet. Bukan boneka wajah aku. Jangan terlalu sayang sama dia" Ucap Arga tiba tiba.
Gadis itu mendongkak, lalu melepaskan pelukan nya. "Justru karena yang ngasih nya orang yang aku sayang. Aku malah akan semakin sayang sama pemberian nya itu" Ucap Elma. Kemudian mengambil tas dan mengeluarkan boneka nya.
"Ini ambil" Elma menyodorkan satu boneka nya pada Arga.
Cowok itu menyernyit tidak paham. "Nagapain? Itu buat kamu El" Ucap Arga
"Ini satu buat kamu, satu nya lagi buat aku" Jawab Elma.
"Aku gak suka boneka monyet. Aku suka nya kamu" Ucap cowok itu, dengan sedikit menggeser kursinya ke sebelah Elma.
"Buat kamu aja. Aku liat kamu seseneng gini aku bahagia El" Lanjut nya, hendak mendekat wajah nya pada pipi Elma, namun gadis itu segera menyingkirkan wajah Arga.

KAMU SEDANG MEMBACA
Possesive Mantan✔
Teen FictionSatu tahun tidak saling bertanya, membuat Arga tidak bisa menahan rasa rindunya pada Elma. Elma Tiana. Gadis kalem yang mampu membuat Arga luluh akan cintanya. Arga yang datar, pendiam, tidak banyak bicara, bahkan akan kejam bila di usik, akan menja...