Home 61 - Ada Apa Dengan Junkyu?

3.7K 543 83
                                        

Gak usah salfok sama judul.

Jangan negatif thingking.

Buku ini tidak pernah negatif.

Wkwkwkwkwkwkwk




***


"Udah mulai libur, kita mau ngapain?"

Pertanyaan Doyoung di sore hari selepas mereka rapotan, buat keadaan di ruang santai jadi senyap. Sebelas remaja lainnya saling tatap. Bingung juga mau ngapain sebulan ke depan.

"Eum, gue sih bakal pulang seminggu. Bunda Yoyo udah kangen gue katanya," Junghwan ngejawab setelah hening lima menit.

Yoshi langsung menoleh. Wah, dia bakal ditinggalin seminggu nih? Padahal Junghwan bilang mau ngabisin liburan mereka bareng.

Mana buktinya?

Junghwan yang sadar Yoshi tengah menatapnya langsung senyum lebar, "tenang Kak, abis itu tiga minggu lainnya kita abisin bareng. Terserah deh lo mau kita ngapain,"

Wajah Yoshi langsung merah. Apalagi pas Hyunsuk ngejek dia.

"Ekhem ekhem! Sabar Chi, biarin lah laki lo pulang ke rumahnya dulu. Lo juga gak mau balik ke rumah gitu kah? Bunda bilang, Mommy Jinan kangen banget tuh sama lo sama Haruto."

Yoshi ngangguk aja. Satu ide langsung terlintas di kepalanya.

"Gini aja gimana? Buat seminggu, kita balik ke rumah masing-masing dulu. Terus tiga minggu lainnya kita atur jadwal aja,"

"Ide bagus tuh. Gue sama Jeongwoo juga disuruh balik sama Mama Baek,"

Hyunsuk menatap tunangannya yang berkata demikian. Kemudian beralih menatap semua orang.

"Oke! Gitu aja ya? Nanti pas balik ke sini, baru kita diskusi lagi mau ngapain."

"Sip!"

Mereka lalu balik lagi ke kegiatan masing-masing. Sebenernya mereka lagi sama-sama nonton, ada drama tentang Zombie di Netflix. Katanya sih seru.

Tapi aku belum nonton. Biarin mereka aja yang nonton.



"Anjay itu mereka malah pacaran padahal dikejar zombie!"

Hyunsuk menatap sang adik dengan raut malas. "Kalo seandainya lo di sana, gue yakin lo bukannya nolongin gue yang kakak lo ini tapi bakal lari nyari Asahi. Iya kan?"

Jaehyuk nyengir.

"Itu sih udah jelas! Lagian lo udah punya pahlawan di sisi lo Kak, gak perlu gue lagi. Asahi lebih butuh gue,"

"Tai!"

"Mulutnya. Gak boleh kasar, Hyunsuk."

"Halah! Lo juga sering ngomong kasar kan anjir!"

Jihoon geleng-geleng kepala melihat kelakuan tunangannya itu. Namun lelaki itu mendekat, berbisik di telinga Hyunsuk.

"Ayo deh ngomong kasar lagi, ntar gue cium langsung di depan anak-anak."

Home || TreasureCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang