Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

Home 12 - Prahara Matematika

11K 1.5K 265
                                        

Gais,, aku oleng ke Haru uke. Gimana nih?




***






"Ini tuh X nya 5, bukan 10. Lo ngitungnya bener gak sih?"

Yedam misuh-misuh sambil gregetan nyoret-nyoret buku Doyoung saat lelaki itu salah menjawab soal lagi.

Ini udah tiga kali Doyoung salah ngitung.

Padahal gampang banget loh soalnya. Materinya pun masih Persamaan Linier Dua Variabel. Kan gampang tuh.

"Gue udah pake rumus. Udah ngeliminasi Y dulu. Tapi segitu yang gue dapet Kak," bela Doyoung pada diri sendiri.

Jadi, mereka lagi ada di dalam kamar. Ini udah hari selasa btw.

Kebetulan Doyoung lagi belajar. Besok katanya ada ulangan Mtk.

Wah, berarti besok para maknae line semuanya ulangan dong ya?


Yedam menghela napas panjang.

"Itu di kali dulu persamaan satunya biar si Y bisa sama kayak persamaan dua. Biar bisa di hilangin. Coba lagi! Pokoknya nanti si X tuh hasilnya 5,"

Doyoung menggaruk-garuk kepalanya dengan ekspresi lelah. Kemudian kembali mengulang hitungannya.

Sebenarnya Doyoung itu gak bodoh-bodoh banget. Dia pintar kok. Cuma dia pintarnya di pelajaran non-matematika. Tapi anehnya, dia malah bisa bagus di fisika dan segala macam bagian dari mata pelajaran IPA yang lain.



Akhirnya setelah menghitung ulang, Doyoung mendapatkan angka 5.

Cerahlah itu wajah anak bujang.



"Akhirnya dapet juga si X!" katanya dengan riang.

"Jangan seneng dulu. Itu lo masih perlu nyari Y terus soalnya pun yang ditanya berapa hasil 2X + Y."


Doyoung mengerjapkan kedua matanya.

Gila, kenapa rasanya jauh lebih susah dari pada nyari kalor jenis saat massa nya juga gak diketahui??

Please, otak Doyoung rasanya mau melebur.




"Cepet kerjain. Jangan bengong aja. Lo harus menguasai tekniknya biar besok kalo ada soal begini pas ulangan, nilai lo jadi bagus."

Doyoung menghela nafas lelah. Dengan lesu kembali melanjutkan kini mencari oknum Y.

"Biar gampang, substitusi ke persamaan satu aja. Jadi lo gak perlu mikir dulu mau pake persamaan yang mana. Pokoknya ambil yang pertama aja," kata Yedam sambil memperhatikan lembaran kertas milik Doyoung.

Doyoung mengangguk. Mulai melakukan apa yang Yedam sarankan. Memasukkan hasil X yang didapat tadi ke persamaan satu dan mulai menghitung.



Akhirnya setelah beberapa menit, Doyoung menyelesaikan soal itu.

"Akhirnya!"

Doyoung meregangkan otot-otot badannya setelah menaruh pensil diatas meja.

"Lo perlu latihan lagi setidaknya kerjain lima soal atau lebih. Biar makin masuk ke otak," kata Yedam. Dia mengambil buku paket matematika milik Doyoung dan mencari beberapa soal yang sekiranya mungkin akan muncul besok.

Doyoung hanya pasrah mengikuti arahan Yedam.

Disela-sela Yedam membolak-balik lembaran buku paketnya, Doyoung menyempatkan diri menatap wajah itu dengan penuh perhatian.


Home || TreasureCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang