Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

Home 64 - Rumah Keluarga

3.6K 570 60
                                        

Kangen aku???







***









"Abang! Adek! Bangun cepet! Ayo sarapan ini si pagi udah mau berubah jadi siang!"

Jam delapan lewat tiga puluh menit, di kediaman keluarga Park terdengar suara Mama Baekhyun yang menggelegar dari lantai satu. Suara nyaring tersebut sampai berhasil masuk ke telinga dua putranya yang berada di lantai dua.

Sebenernya udah dari jam enam Mama Baekhyun teriak-teriak, tapi dua putranya gak ada yang menampakkan batang hidung sampe jam segini.

Jeongwoo yang baru aja keluar kamar mandi, segera beranjak dari kamar agar sang Mama tidak berubah jadi maung. Bisa gawat dengan keberlangsungan hidupnya seminggu ke depan.

"Bang! Turun njir, Kanjeng Ratu udah mau marah tuh lo pengen dicincang?!"

Berhenti sejenak didepan kamar Jihoon, Jeongwoo menggedor pintu kamar bercat hitam itu dengan keras. Tak hanya pake tangan, Jeongwoo juga menendang pintu itu pake kaki.

"Duluan, gue masih nyari baju!"

"Ya, cepet!"

Lantas lelaki yang pagi itu sudah rapi berbalut sweater biru muda dan celana pendek putih kembali berjalan menuju lantai satu.


"Mana abangmu?"

"Masih nyari baju katanya. Palingan dia kemarin tidur tanpa pake baju lagi, terus lupa lempar bajunya ke mana."

Baekhyun mengangguk paham, lalu menyuruh si bungsu duduk di kursi sembari ia menyiapkan sarapan. Tentu saja untuk si bungsu hanya roti dan susu.

"Papa belum pulang Ma?"

"Belum, besok baru pulang Papamu itu."

"Suruh bawa oleh-oleh dong Ma! Makanan gitu atau cemilan,"

Baekhyun tertawa. Mengacak pelan rambut Jeongwoo dan mencubit pipinya.

"Nanti kamu telpon sendiri lah minta bawain oleh-oleh! Kok Mama disuruh?"

"Iya deh nanti aku vidcall Papa!"

"Good! Sekarang habisin sarapan mu dulu."

Jeongwoo mengangguk. Mulai mengambil roti yang disiapkan Mamanya. Roti gandum, udah dipanggang sebentar terus dikasih selai coklat.

Enak.

"Selamat morning Princess-Princess!"

"Hm, pagi. Nyenyak banget ya tidurnya Bang? Jam segini masih berantakan. Liat adekmu, udah rapi meski Mama yakin belum mandi."

"Lah? Aku udah mandi ini! Nih cium nih! Wangi kan?"

Jihoon dan Baekhyun tertawa melihat wajah Jeongwoo merengut sebal.

"Iya iya wangi. Udah habis satu botol parfum belom?"

Lengan Jihoon dipukul dengan keras oleh Jeongwoo saat lelaki itu duduk di kursi sampingnya.

"Aduh! Tenaga lo gede amat sih Woo! Padahal makan aja sama roti doang njir!"

"Kenapa?! Gue tendang juga lo terhempas sampe China! Mau?! Terus lo bisa reuni sama kaum lo di sana, jangan lupa makan bambu biar makin gede!"

"Kalo bukan karena dijodohin, gue yakin gak ada yang bakalan mau sama lo."

"Dih dih! Yang diselingkuhin diem aja deh!"

"Wah. Ngajak gelud lo?!"

"Ya lo duluan!! Sini ayo gelud, gak takut gue!"


Plak

Home || TreasureCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang