Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

Home 81 - Libur Lagi

2.4K 355 28
                                        

“Kak Yedam,” suara Doyoung membuat Yedam yang sedang duduk di meja belajarnya, membalikan badan.

“Kenapa?”


Doyoung diam sejenak, merubah posisi yang awalnya tidur terlentang jadi telungkup.

“Kita kan udah mulai libur karena kelas dua belas Try Out, lo gak ada agenda apa-apa gitu? Gue bosen nih,” Doyoung menolehkan kepala menatap tempat Yedam berada, “tapi bukan belajar ya.”

Yedam terkekeh mendengar kalimat terakhir Doyoung. Sepertinya anak bungsu Kim Namjoon itu sangat tidak suka belajar.

Tapi herannya, kenapa dia tetap pinter sih?


“Hmm, agenda ya?” Yedam nampak berpikir keras, “bentar, mikir dulu.”

Doyoung masih tidur telungkup sambil menatap Yedam, menunggu jawaban lelaki manis itu dengan sabar.


“Gak ada,”


Doyoung tertawa begitu melihat ekspresi Yedam yang kini sedang menggelengkan kepala.

Sumpah, lucu banget!


“Kok ketawa sih? Aneh lo,” Yedam mengernyitkan dahi, memutar kursi jadi sepenuhnya menghadap Doyoung.

“Enggak enggak,” Doyoung menggeleng, kembali mengubah posisi jadi berbaring dengan dua lengan sebagai bantal. “Cuman, lo lucu banget Kak, gemesin. Lo sadar gak, sih?”

Yedam diam, menahan napas begitu Doyoung kembali menatapnya dengan senyum mengembang sehabis bertanya demikian.

Ini jiwa gombal Doyoung nurun dari siapa, sih?

Tau gak dia jadi salting brutal??!


Berdehem pelan, Yedam mengalihkan pandangan. Kemana aja, asal bukan dua mata Doyoung yang masih menatap dirinya dengan lembut.


“M-mungkin, udah dari sananya gue lucu, kali.”


Dan Doyoung benar-benar melepas tawa lebar sewaktu Yedam menjawab agak bergetar, mana gagap lagi. Jadi makin gemes gitu loh.

Ini Doyoung boleh meluk Yedam gak, sih?


Sedangkan Yedam sendiri merasa ingin kabur dari kamar mereka. Dia sudah memikirkan rencana untuk berlari ke balkon dan melompat dari sana.

Malu banget, anjir.







“Terus,” berusaha mengalihkan topik, Yedam buka suara, membuat Doyoung mengalihkan perhatian. “Lo sendiri punya rencana gak? Buat ngabisin libur karena kelas dua belas Try Out?”

Doyoung tersenyum lebar. Mengubah posisinya jadi duduk di atas ranjang dan menatap Yedam.


“Ada,”


Yedam menaikkan alis penasaran, “apa?”


Doyoung diam sejenak, sebelum semakin melebarkan senyuman.


“Apa sih, kok malah senyum doang! Gue penasaran loh ini. Lo jangan menguji kesabaran ya,”

Terkekeh pelan, Doyoung menggerakkan jari tangannya, “sini dulu deketan. Duduk sini,” lelaki itu menepuk sisi kasurnya dua kali.

“Apa sih ah, ribet banget.”

Meski agak cemberut, Yedam tetap bangkit dan duduk bersila di depan Doyoung.



“Deketan lagi,”

Yedam rasanya mau nabok tunangannya itu deh, serius.

Ini kalo cuma modus aja, Doyoung bakalan bener ditabok sama Yedam. Pake buku kumpulan soal UTBK sekalian.

Home || TreasureCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang