7. Jungkook - Junwoo

1.8K 290 252
                                        






Haiii!!! Maaf banget up jam segini, tadi malam aku ketiduran sumpah😭😭 rencana mau up malah mata ngk bisa diajak kompromi😭

Jadi karena aku mau lanjut tidur lagi, langsung aja ke target yaww? Tembus 300 komentar dengan cara paragraf terpenuhi, janji malamnya up lagi✌️✌️

Tanpa spam ABCD dan 123 maupun emoji-emoji ngk jelas oke? Penuhi aja paragraf, itu malah menghibur banget buat aku🥺















Tanpa spam ABCD dan 123 maupun emoji-emoji ngk jelas oke? Penuhi aja paragraf, itu malah menghibur banget buat aku🥺

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.














Jungkook sampai di tempat kediaman orangtuanya pada pukul setengah dua siang. Usai mengantar Yeona dan Junwoo pulang jam sepuluh pagi tadi ia tidak langsung kembali ke rumah karena Taehyung mengatakan kalau pria itu memiliki sesuatu yang bagus di apartemennya.

Jadi.... jam mainnya bertambah dengan menetap di apartemen Taehyung selama beberapa jam untuk bermain PS baru milik sang sahabat.

Wajahnya begitu ceria, memasuki rumah pun kakinya menari aktif hingga tak sadar jika seseorang tengah berdiri dengan gagah menunggu kedatangannya.

"Eh-eh-eh---"

Bruk!

"Awh...." keluhnya akibat tiba-tiba berhenti menari saat baru sadar akan kehadiran seseorang.

"Sudah puas mainnya?" pertanyaan sang Kakek membuat hati Jungkook meringis sakit. Ia melihat kearah sekitar. Tak ada Ibu maupun Ayahnya... bagus, mereka berdua pasti melarikan diri dengan cara pergi bekerja.

"Tadi pagi kau hampir mendapat projek penting dari salah satu pebisnis Norwegia. Tahu apa yang langsung terjadi karena kau menghilang secara tiba-tiba dan tidak ada kabar?!"

Jungkook menghela nafas kemudian berdiri sambil menepuk-nepuk celana serta baju yang terkena debu.

"Jungkook----!"

"Kerjasamanya batal." jawabnya mendapat respon negatif dari Jeon Jaeguk.

"Sudah Kakek bilang berapa kali?! Kau boleh main kemana saja asal pekerjaanmu di perusahaan beres! Baru jadi staf saja kelakuanmu sudah begini! Bagaimana kalau menjadi Owner? Hah?!"

Telinganya ingin menjerit sekarang juga tat kala mendengarkan segala bentuk ocehan Jaeguk yang marah-marah dengan nada bicara tinggi.

"Maaf, Kek."

"Maaf...... terus! Kau pikir telinga Kakek ini tidak pengap mendengar perkataan itu berulang-ulang?! Satu dua kali masih Kakek maklumi. Ini kau selalu mengulanginya sampai buat Kakek stress! Punya cucu rasanya seperti memelihara sapi!"

Jungkook menundukkan kepala sambil mengerucutkan bibir, tentu saja jengkel karena ia dimirip-miripkan dengan seekor sapi.

Yang benar saja?!

That's My Dad?Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang