بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
Assalamu'alaikum
Sebelum baca kita istigfar dulu ya guys...
Astaghfirullah, Astaghfirullah, Astaghfirullah,
Happy Reading
🌼🌼🌼
Sebaik-baik nya nasihat adalah kematian
•
Tangis Alya bertambah deras ketika melihat jasad neneknya yang akan di timpa tanah. Sedikit demi sedikit tanah mulai menutupi jasad nenek Syifa.
Setelah selesai mengubur. Ustadz memulai doa. Setelah selesai doa satu persatu orang meninggalkan makam.
Sebesar apapun rumah di dunia tetap saja rumah terakhir kita hanya sebesar sekitar 1×2 kuburan yang kecil. apa yang mau di sombongkan dengan rumah yang mewah di dunia. Sibuk mencari mengumpulkan kekayaan di dunia hingga melupakan beribadah untuk bekal akhirat. Harta, jabatan, gelar tidak di bawa saat meninggal tapi amal yang di bawa.
Alya merosotkan tubuhnya kebawah. Menatap gundukan tanah di depannya.
"Nenek kenapa menyusul ayah sama bunda. meninggalkan Alya,"
"Nenek selalu meminta Alya untuk tidak pernah meninggalkan nenek tapi nenek sendiri yang meninggalkan Alya,"
"Nenek pasti sudah bertemu ayah, bunda kan ?"
"Maaf nek, Alya tidak bisa mengubur nenek di dekat makam ayah dan bunda,"
Alya memejamkan mata. Menyatukan keningnya dengan papan nisan.
"Nenek, kenapa arti pulang kemarin berbeda nek. Nenek memang pulang tapi Kenapa bukan ke rumah."
"Dan Alya berharap ini mimpi nek. Alya ingin bangun nek,"
Alya memegang kepalanya yang semakin berdenyut. Penyakit nya kambuh lagi.
"Kepala Alya sakit nek."adu alya. Ia mencengkeram tanah, menahan sakit kepalanya.
Abqary yang melihat Alya seperti menahan sakit ia dengan cepat menghampiri Alya dan berjongkok di samping alya."Apa yang sakit ?"tanya abqary.
"Gue nggak papa,"
"Al, pulang aja. Lo butuh istirahat,"ucap satria.
"Nggak mau. gue nggak mau pulang. Gue mau menemani nenek sat,"balas Alya yang masih memeluk nisan.
"Sebentar lagi hujan Al, yuk pulang aja,"ucap naziya memandang langit yang sudah gelap.
"Biarin gue hujan-hujanan, asal gue bisa menemani nenek,"ucap Alya.
"Nanti kamu sakit,"
"Gak duli gue Naz,"
"Aaaaaa... Kepala gue !!!"teriak Alya dalam hati.
"Kepala gue sakit banget abqary,"Alya memegang sebelah bahu abqary.
"Ke rumah sakit ya ?"
"Gue nggak mau. Gue mau menemani nenek,"
"Kamu bisa datang besok lagi dengan keadaan kamu yang sehat,"abqary menatap khawatir Alya yang benar-benar sudah lemah.
Tiba-tiba pandangan Alya mulai buram. kepala nya tambah berdenyut. Alya mencengkeram bahu abqary, detik itu juga Alya pingsan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Alya dan Kehidupannya ( END )
Random(WAJIB FOLLOW DULU YA SEBELUM MEMBACA) Di mohon bijak dalam berkomentar untuk menjaga perasaan penulis‼️ Tidak memplagiat dan tidak mau di plagiat‼️ Jika ada kesamaan nama tokoh atau latar tempat itu hanya unsur KETIDAKSENGAJAAN‼️ CERITA INI SUDAH...
