ADK 31

4K 188 0
                                        


بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Assalamu'alaikum
Sebelum baca kita istigfar dulu ya guys...
Astaghfirullah, Astaghfirullah, Astaghfirullah,

Pencet bintang yang dipojok yuk guys sebelum baca

Tandai typo

Happy Reading

🌼🌼🌼

Abqary dan alya menutup Al-Qur'an lalu menciumnya. Mereka baru selesai membaca Al-Qur'an. Alya memang sudah di  Al-Qur'an tapi ada beberapa yang perlu di koreksi lagi.

"Kita siap-siap,"kata abqary membuat alya menatap suaminya itu bingung."Siap-siap kemana nampyeon ?"tanya alya.

"Kita pergi ke majelis bidadari cantiku."jawab abqary

Alya membuka mukenah nya. Ia mengambil ikat rambut di atas kasur, memberikan nya pada abqary.

"Sayangku ini mau ?"ucap abqary sambil mengikat rambut alya.

"Majelis apa ?"alya sedikit menoleh ke belakang.

"Majelis sholawat,"kata abqary menyelesaikan mengikat rambut bidadari nya.

"Oouuhh...."alya berbalik, berdahapan dengan abqary.

"Kamu ingin memilih pakaian untuk saya ?"abqary menjawil hidung alya.

"Enggak. Lo pilih aja sendiri,"kata alya beranjak berdiri."lo ganti baju di kamar mandi, ya,"pinta alya.

"Baik, bidadari cantiku."abqary membuka lemari, mengambil jubahnya. Ia melangkah keluar kamar.

Alya menutup pintu kamar. Mata ia langsung menangkap pada pakaian yang baru ia beli kemarin.

"Pakai baju baru."kata alya mengambil gamis berwarna hitam itu.

"Pakai baju baru, Alhamdulillah,"ucap Alya sediki bernada saat memakai nya.

Alya berputar di depan kaca besar. Mendengar ada dentuman kaki ia menoleh ke arah seseorang di ambang pintu.

"Gamis nya cantik nggak ?"tanya alya.

Mata abqary berbinar. Tersenyum lebar."MasyaaAllah,"kata abqary mengusap rambut alya."Iya, kamu cantik."

Mata alya menyipit. Jemari nya memukul lengan abqary."Gue tanya pakaian nya bukan gue !"

"Iya, gamisnya cantik. Cocok di kamu,"ucap abqary.

"Karena gamisnya bagus makanya gue jadi kali ini cantik banget,"ucap alya menatap dirinya di depan kaca dan menampilkan senyuman Pepsodent.

"Tidak. kamu cantik sepanjang masa bidadariku. Kamu memakai gamis apapun akan terlihat cantik."ucap abqary yang malah mendapatkan pukulan lagi di lengannya.

Istri abqary ini kalau salting memang beda.

"Kamu sehari memukul saya ada berapa kali?"tanya abqary.

"Hehehe... Maaf abqary,"

"Sakit,"kata abqary meringis sedikit.

"Beneran ! mana gue liat."kepala alya sedikit merunduk. Disaat Jemarinya mengusap lengan abqary, ia merasa ada sebuah kecupan mendarat di kening.

Alya menatap sang pelaku. Matanya menyipit."sebenarnya enggak sakit kan ? Lo cuma mau ambil kesempatan,"ucap alya sebal.

"Sakit. Tapi setelah di usap olehmu sakitnya hilang,"ucap abqary terkekeh kecil. Melihat kekehan abqary tidak tau kenapa, kekesalan Alya lenyap begitu saja.

Alya dan Kehidupannya ( END )Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang