بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
(اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلٰى مُحَمَّدٍ وَعَلٰى اٰلِ مُحَمَّدٍ)
Setelah sholawat baca istigfar dulu ya guys...
Astaghfirullah, Astaghfirullah, Astaghfirullah,
jangan lupa pencet bintang yang dipojok yuk guys sebelum baca
Tandai typo
Happy Reading
🌼🌼🌼
Setelah pergi ke taman untuk saling bertukar cerita. Dua perempuan berhijab berwarna yang sama itu berakhir di Gramedia.
Alya tidak pernah takut jika berbicara dengan naziya karena pastinya tidak akan membicarakan keburukan orang dan tidak ada kata-kata kasar keluar dari mulut.
Naziya dan Alya tengah memencar. Naziya pergi ke tempat khusus buku pendidikan sementara Alya di tempat novel-novel.
"Tokoh fiksi yang di buat penulis memang nggak pernah gagal bikin orang baper,"ucap Alya melihat beberapa novel yang pernah ia baca.
"Beli buku nggak ya ?"Alya mengetuk dagu nya.
"Harus ijin ke abqary dulu nggak ?"alya menghela nafas bingung.
Alya berjalan ke depan namun matanya menatap novel-novel hingga akhirnya ia menabrak seseorang.
"Eh maaf kak enggak sengaja,"Alya menekuk lututnya membantu mengambil beberapa buku perempuan yang ia tabrak.
"Iya nggak papa,"ucap perempuan itu berdiri dan belum menatap Alya.
Alya merasa tidak asing dengan suara ini. Mata nya bergerak menatap perempuan itu. Bertepatan itu juga perempuan itu menatap Alya.
"Ning,"ucap Hasna—perempuan itu. Hasna tersenyum menyapa.
"What ?! Ning !"
Alya panik ketika Hasna memanggil nya Ning. Apakah Hasna tahu ia istrinya gus mereka.
Hasna meringis. Lupa jika Alya belum mengetahui kalau dirinya tahu."Eh maaf salah. Maksudnya sahabat nya Ning Ara kan ?"ucap Hasna dan untungnya Alya percaya.
"Iya,"
"Sendirian kak ?"tanya Hasna.
"Enggak, gu—eh saya sama teman, Ning Hasna,"jawab Alya.
"Kayaknya terlalu canggung nggak si kalau ada embel-embel nya. Bagaimana kalau kita panggil nama aja,"saran Alya.
"Boleh,"setuju Hasna.
Naziya yang melihat Hasna dan alya dari sedikit jauh jadi teringat teringat dengan perkataan Acha. Namun dilihat-lihat Hasna tidak mencurigakan, naziya justru suka cara bicara Hasna.
Naziya berjalan ke arah Alya."Al"panggil nya.
"Udah Naz ?"tanya Alya.
"Sudah"
Alya beralih menatap Hasna."Hasna, saya duluan ya,"pamit Alya.
"Iya, silahkan,"ucap Hasna.
"Assalamu'alaikum"
"Wa'alaikumussalam."
"Kalau boleh tahu siapa Al ?"tanya naziya ketika mereka sudah sedikit jauh dari tempat Hasna.
KAMU SEDANG MEMBACA
Alya dan Kehidupannya ( END )
De Todo(WAJIB FOLLOW DULU YA SEBELUM MEMBACA) Di mohon bijak dalam berkomentar untuk menjaga perasaan penulis‼️ Tidak memplagiat dan tidak mau di plagiat‼️ Jika ada kesamaan nama tokoh atau latar tempat itu hanya unsur KETIDAKSENGAJAAN‼️ CERITA INI SUDAH...
