بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
(اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلٰى مُحَمَّدٍ وَعَلٰى اٰلِ مُحَمَّدٍ)
Setelah sholawat baca istigfar dulu ya guys...
Astaghfirullah, Astaghfirullah, Astaghfirullah,
Baca part ini jangan terlalu menghayati ya besty!
jangan lupa pencet bintang yang dipojok yuk guys sebelum baca
Udah di baca belum Al-Qur'an nya? Jangan sampai baca ini tapi belum di baca Al-Qur'an yaaa.
Tandai typo
Mohon maaf bila tidak dapat feel nya
Happy Reading
🌼🌼
Kesempurnaan hanya milik Allah
•
Alya keluar dari ruangan. Tempat ia memeriksa dirinya. Ia berusaha menampilkan senyumnya pada orang-orang yang menunggu nya di luar. Walaupun di dalam ia mendapatkan terkejutan apa yang dialaminya
Ummi Aisyah mengusap pipi Alya,"Udah sayang."Alya mengangguk.
"Terus perintah dokter apa nak ?"tanya ummi Aisyah terdengar sangat khawatir."Kamu harus banyak-banyak istirahat kan ?"
"Iya ummi."
"Kamu tidak parah kan, nak ?"Alya berdiam sejenak, membuat ummi Aisyah mengulang pertanyaan. Ummi Aisyah juga khawatir penyakit yang dialami Alya parah.
"Nak, kamu tidak parah kan ?"Alya menggeleng. Wajahnya ia buat seakan-akan tidak apa-apa. Tetap ceria walaupun sedang sakit.
"Tidak ummi, Alya baik-baik saja. Kata dokter hanya butuh istirahat,"ucap Alya membuat ummi Aisyah bernafas lega.
"Ummi dan Abi tidak pulang terlebih dahulu. Pasti ummi dan Abi kelelahan menjaga abqary. Sekarang, biar Alya aja. Nanti malam jika ummi dan Abi sudah istirahat, datang ke rumah sakit kembali,"ucap Alya.
"Alya nggak bermaksud mengusir ummi dan Abi kok !"imbuh Alya cepat. Takut ummi dan abi nya salah paham.
Ummi Aisyah terkekeh,"Iya nak, kami tahu. enggak perlu panik gitu."
"Harusnya kamu nak yang istirahat. Kamu kan lagi sakit,"ucap ummi Aisyah.
"Kan jaga abqary sambil istirahat, bisa ummi,"Kata Alya. Ada saja bisa buat alasan.
"Tapi nak-"
"Ummi inilah... Alya justru lagi sakit bawaannya nggak bisa jauh-jauh dari Aa' suami,"ucap Alya memayunkan bibirnya. Tangan ummi Aisyah saja ia ayunkan, bagai anak kecil yang tidak di kasih permen oleh ibunya.
Sementara Aisyah, Lutfan dan Naziya mengerjapkan matanya melihat tingkah Alya seperti itu.
"Baiklah nak. Tapi kalau ada apa-apa langsung beritahu ummi ya,"ucap ummi Aisyah. Memutuskan untuk pulang saja. Membiarkan putra dan putrinya berduaan.
"Siap ummi."
"Abi doakan kalian tambah mesra setiap hari,"Ucap Abi lutfan menepuk pundak Alya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Alya dan Kehidupannya ( END )
Random(WAJIB FOLLOW DULU YA SEBELUM MEMBACA) Di mohon bijak dalam berkomentar untuk menjaga perasaan penulis‼️ Tidak memplagiat dan tidak mau di plagiat‼️ Jika ada kesamaan nama tokoh atau latar tempat itu hanya unsur KETIDAKSENGAJAAN‼️ CERITA INI SUDAH...
