ADK 59

4.3K 264 17
                                        

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

(اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلٰى مُحَمَّدٍ وَعَلٰى اٰلِ مُحَمَّدٍ)

Setelah sholawat baca istigfar dulu ya guys...
Astaghfirullah, Astaghfirullah, Astaghfirullah,

jangan lupa pencet bintang yang dipojok yuk guys sebelum baca

Tandai typo

Happy Reading

🌼🌼🌼

Kaki Raffa memasuki gedung perusahaan abqary, Al-Fariq GROUP. Raffa datang tidak dengan tangan kosong, ia membawa beberapa tangkai bunga mawar putih. Raffa menawarkan diri untuk membawa bunga mawar putih sesuai yang sedang di cari abqary.

Kedatangan Raffa di ketahui oleh zafran yang baru saja keluar dari lift.

"Raf,"sapa zafran membuat Raffa menoleh padanya.

Raffa menaikkan sebelah alisnya."Oh ? Lo"

"Gimana keuntungan nya ?"ucap Raffa menarik sudut bibirnya.

Zafran mengerutkan kening."Keuntungan apa ?"

"Tidak perlu pura-pura tidak tahu tuan zafran ,"Raffa terkekeh."Ada berapa klien perusahaan abqary yang Lo pindah ke perusahaan lain kan. Jadi, bagaimana keuntungan nya,"Raffa tambah tersenyum miring ketika menatap wajah zafran yang berusaha menyembunyikan kepanikannya.

"Raf, Lo ngomong apa ?"ucap zafran mengelak.

Raffa berdecih."udahlah zaf. Lo udah beberapa kali melakukan sesuatu tanpa sepengetahuan abqary. Tapi Lo nggak akan terlepas dari sepengetahuan gue."

Zafran menghembuskan nafas kasar. Jemarinya bergerak menyentuh lengan Raffa."Jangan beritahu abqary. Gue mohon,"ucap zafran mengakui apa yang di katakan Raffa.

"Bisa aja gue nggak beritahu abqary. Tapi dengan satu syarat. Yaitu buktikan dengan Lo nggak akan berkhianat lagi,"ucap Raffa.

"Gue nggak pernah berkhianat raf, gue selama ini melakukan semuanya karena..."zafran berdiam membuat Raffa berdecak malas.

"Gue nggak butuh ucapan Lo. Tapi gue perlu bukti kalau emang Lo nggak pernah berniat berkhianat dari kami,"ucap Raffa menatap serius zafran.

"Gue bukan mengungkit. jangan sampai Lo menghancurkan persahabatan. Sahabat yang selalu ada di saat Lo susah dulu sedangkan yang Lo bantu sekarang, mungkin hanya manfaatkan Lo,"ucap Raffa menekan.

"Gue..."lagi, zafran tidak bisa melanjutkan ucapannya.

"Kalau memang benar ada alasan yang baik kenapa lo melakukan ini. Lo bicarakan ini pada kami, biar kami bisa ikut membantu,"ucap Raffa menghela nafas."Lo masih ingatkan, Ghazy ?"

"Masalah satu orang di antara kita akan menjadi masalah kita semua karena kita keluarga, saling merasakan dan membantu"lanjut Raffa menepuk pundak zafran. Setelah nya Raffa melenggang pergi dari hadapan zafran.

"Raf, gue belum bisa sekarang beritahu Lo pada. Tapi gue nggak pernah bermaksud untuk berkhianat. Gue berjanji, setelah urusan gue selesai. Gue akan kembalikan apa yang gue ambil dari Abqary,"ucap zafran memejamkan matanya dan menghela nafas lelah.

Raffa masuk ruangan abqary tanpa mengetuk ataupun salam. Abqary yang tengah fokus pada laptopnya dan langkah Raffa pelan membuat abqary tidak menyadari kedatangan Raffa.

Alya dan Kehidupannya ( END )Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang