ADK 68

2.6K 182 7
                                        


بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

(اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلٰى مُحَمَّدٍ وَعَلٰى اٰلِ مُحَمَّدٍ)

Setelah sholawat baca istigfar dulu ya guys...
Astaghfirullah, Astaghfirullah, Astaghfirullah,

jangan lupa pencet bintang yang dipojok yuk guys sebelum baca

Vote ya guys! Maksa nih. Canda maksa😁

Tandai typo

Mohon maaf bila tidak dapat feel nya

Happy Reading

🌼🌼🌼



Sesuai di katakan abqary, mereka berdua akan ke rumah dan saat ini mereka sudah di depan rumah.

"Assalamu'alaikum"

Tidak lama setelah mengucapkan salam, pintu terbuka dan memperlihatkan bidadari Abqary.

"Wa'alaikumussalam,"

Alya mencium telapak tangan abqary."nampyeon awal sekali pulang,"ucapnya mengerjapkan mata heran.

"Iya, soalnya ada yang ingin kami tanyakan padamu, Al,"bukan abqary yang menjawab, melainkan Raffa.

Abqary melihat ada sepatu asing di depan rumahnya lalu ia kembali menatap istrinya,"Ada orang di rumah ?"

"Ada, kak Acha sama Arum,"jawab Alya.

"Kamu sudah tidak takut bertemu orang-orang ?"ucap abqary, menaikkan sebelah alisnya.

"Tergantung orangnya siapa."

"Bertemu Raffa tidak takut ?"tanya abqary menoleh pada sahabat nya.

"Lo kalau ketemu gue takut Al. Gue depak Lo."kata Raffa mendapatkan tatapan tajam dari abqary,"Sebelum kamu depak bidadariku, saya depak kamu terlebih dahulu,"ucapnya tajam.

Raffa menggaruk pelipis."Gue lupa ah, ada suaminya."

Setelah nya Raffa mengikuti pasangan suami-isteri itu masuk ke rumah. Tanpa menunggu di suruh duduk, Raffa sudah melakukan nya. Mengalihkan pandangan nya ke samping saat tatapannya bertubrukan dengan perempuan di depannya yang terhalang meja.

"Nampyeon, mau Alya buatkan apa ?"tawar Alya.

Abqary menggeleng,"Tidak perlu."

"Perlu Al. Gue haus nih, buatkan gue jus,"celutuk Raffa menyengir pada abqary yang menatapnya datar.

"Oke, di tunggu ya,"ucap Alya berjalan ke dapur dan perempuan yang di depan Raffa beranjak berdiri, mengikuti Alya.

"Suami kamu yang mana Al ?"tanya Arum.

"Yang tidak memakai jazz,"jawab Alya.

"Berarti dia, Gus ya ?"tanya arum mengingat rumah mertua alya di pondok.

"Iya."

Alya mengambil buah di kulkas dan perempuan yang memang dari tadi di dapur, memperhatikan nya.

"Buat apa Al ?"tanya Acha.

"Juz,"jawab Alya.

"Alya, biar Kaka saja yang buat, sekalian menunggu rotinya matang. Kamu temui saja abqary,"ucap Acha mengambil buah di tangan Alya.

Alya dan Kehidupannya ( END )Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang