ADK 34

4K 187 3
                                        


بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Assalamu'alaikum
Sebelum baca kita istigfar dulu ya guys...
Astaghfirullah, Astaghfirullah, Astaghfirullah,

jangan lupa pencet bintang yang dipojok yuk guys sebelum baca

Tandai typo

Happy Reading

🌼🌼🌼


Alya menghirup dalam-dalam udara segar yang berada di outdoor. Pohon dan tanaman yang di tanam membuat udara di luar segar sekali dan percikan air yang terdengar dari kolam ikan.

Alya berjalan menghampiri salah satu waitress yang berjilbab berwarna biru."Kak,"

Perempuan yang merasa terpanggil seketika menoleh mencari orang yang memanggil nya. Mata nya membulat melihat apa yang tertangkap maniknya.

"Al,"perempuan berhijab biru menghampiri Alya dan memeluk nya sebentar."Lama kita nggak ketemu,"

"Iya kak hulwa"jawab Alya menyebut nama perempuan di depannya.

"Kaka dengar, kamu sudah menikah ?"Alya mengerutkan kening karenanya. "Kaka tau dari siapa ?"tanya Alya

"Kaka jadi-jadian kamu,"jawab hulwa memecahkan kebingungan Alya.

"benar Al ?"

"Iya,"

Hulwa berdecak."CK, Kaka enggak di undang."

"Maaf kak, akadnya mendadak,"ucap Alya lalu melanjutkan ucapannya."Gue juga enggak ada tuh pas akad,"

Hulwa tidak akan bereaksi kaget seperti orang-orang umumnya. Ia hanya menggeleng pelan."Kaka nggak heran ataupun kaget dengarnya al. Kaka paham sama sifat kamu,"

Alya menyengir."Iya deh,"

Alya tersentak mendapatkan lengan yang melingkar di lehernya."Al, kangen gue sama Lo !!!!"

Alya menutup telinga nya karena pekikan orang itu.

Hulwa berdecak heran dengan perempuan yang memeluk Alya. Hulwa sudah tebak pastinya dia sudah menguping pembicaraan dirinya dan Alya.

"Jadi, siapa seseorang ini yang bisa dapatin Alya. Perempuan yang masih susah gamon. Yang waktu putus, selalu nangis sampai dua bulan. Dia yang mutusin, dia juga yang nangis. Hahaha..."ucap zea—perempuan yang masih memeluk Alya. Sifatnya sebelas duabelas dengan Alya. Di antara mereka yang paling dewasa ialah hulwa.

Alya menarik lengan zea dan menutup mulut zea."Enggak ada ya sampai dua bulan !"ucap Alya kesal.

"Masa ?"Alya menatap kesal wajah zea."Iyalah !"

"Udah ze, al"tegur hulwa.

"Oke wa"ucap zea mengepalkan tangannya lalu ia ulurkan kedepan."maaf, sorry, 'afwan, mianhae."

Alya tertawa ketika zea memakai empat bahasa. Ia mengikuti zea mengepalkan tangannya dan menyatukan dengan kekepalan tangan zea."mianhae,"ucap Alya.

Alya dan Kehidupannya ( END )Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang