06. Danau Pertama

831 62 10
                                        

Kini tibalah mereka disebuah danau dengan rerumputan yang cukup luas yang dipenuhi dengan pemandangan yang indah disore hari

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Kini tibalah mereka disebuah danau dengan rerumputan yang cukup luas yang dipenuhi dengan pemandangan yang indah disore hari.
Sean yang mengajaknya kesini.

Tidak jauh dari jalan raya, hanya membutuhkan waktu 10 menit untuk sampai ke danau ini.

Danau ini sangat sepi bahkan hanya ada mereka berdua dan burung-burung yang berterbangan disekitar sana. Angin berhembus dengan berirama, ditambah udara sore yang memberikan kesan romantis.

Mereka duduk diatas rerumputan yang dirasa aman untuk waktu yang lama. Kini mereka duduk sembari mengistirahatkan tubuhnya karena tadi berjalan cukup lama.

Sean menatap Jake ragu-ragu, "Maaf ya aku cuma bisa ajak kamu kesini"

Kenapa harus meminta maaf jika Jake sebahagia ini. Bahkan dirinya tidak fokus mendengarkan Sean yang dari tadi merasa tak enak. Mata Jake berkeliaran melihat dari ujung ke ujung pemandangan sore ini.

Dan Sean ikut tersenyum melihat pacarnya ikut senang dengan ajakannya.

"Suka nggak?" Tanya Sean sekali lagi, dan kali ini Jake menjawabnya.

"Suka banget, kenapa nggak dari dulu sih kita kesini" disaat seperti ini Jake ingin mengabadikan momen bersama sang pacar didepan danau untuk pertama kalinya.

Jake merogoh ponsel disaku celananya dan mulai mengambil beberapa jepretan. Jake tidak ingin sendiri, tangannya merangkul pundak Sean dan menariknya agar masuk ke frame.

"Senyum Sean"

"Enggak bisa"

Kedua jari Jake melebarkan bibir Sean agar mau tersenyum, dan akhirnya Sean tertawa dengan matanya melihat ke kamera.

"Ih lucu, tapi aku jelek" 

Jake menggeser beberapa hasil foto itu dan masih merasa kurang, padahal Sean sudah sangat tertekan.

"Ayo lagi"

"Aku nggak bisa, sini aku fotoin aja"

Sean mengambil alih ponsel itu dan segera Jake menempatkan posisinya terbaiknya.

"Satu, dua, tiga"

"Gimana? Bagus nggak?" Teriaknya.

Sean menyipitkan matanya melihat bagaimana hasil jepretan tangannya.

"Bagus kok"

"Ah masa sih, coba liat"

"Ah masa sih, coba liat"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Listen To Me || SUNGJAKE [END] Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang