41. Happy Cuddle Day

538 34 0
                                        

Libur sekolah telah tiba, dan akhirnya mereka memilih untuk mengundur hari agar liburan terasa lebih lama. Walaupun begitu mereka tetap merayakan hari ulang tahun Sean diapartemen Haidar.

Sesampainya di villa mereka segera membawa semua barang bawaannya dan segera meluncur ke kamar masing masing. Villa ini cukup sepi, apa mungkin karena letaknya jauh dari perkotaan yang sekelilingnya hanya pepohonan. Tidak tahu alasan Haidar kenapa memilih tempat yang dibilang sepi?

"Gue sama Jinan disini, lo, lo, dan lo terserah mau dimana kalo bisa ya diluar" ucap Jeriko sambil menunjuk Haidar, Nathan dan Sabian disana.

Sean dan Jake? Mereka lebih dulu memilih kamar.

"Dih keren lo begitu?" Nathan yang udah muak dengan perbucinan si JJ ini.

Lalu ia menyeret tas hitamnya karena terlalu malas menanggapi dan juga efek perjalanan jauh. Lain halnya dengan Sabian yang merasa kikuk dengan suasana ini. Terlebih ia tidak cukup akrab dengan Haidar kakak kelasnya. Nathan juga sudah pergi duluan.

"Dah yok Bi kita bertiga atau kalo lo mau sendiri juga boleh?" Haidar merangkul Sabian lalu membawanya keluar ruangan.

"Gue terserah sih bang mau dimana, asal gak ada hantu"

"Gimana kalo lo sama Nathan? Gue lagi pengen sendiri"

"...."

• LTM •

"Nat jomblo ya? Kasian yang jomblo gak dapet kamar" ejek Jake dari lantai atas

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Nat jomblo ya? Kasian yang jomblo gak dapet kamar" ejek Jake dari lantai atas.

"Yang"

Nathan yang langsung menoleh ke sumber suara pun langsung melempar jaket yang sempat bertengger dibahunya.

"Awas lo putus sama Sean gue ketawa paling kenceng" ancam Nathan.

"Sirik ada orang sirik" Jake menjulurkan lidahnya keluar dan semakin membuat Nathan emosi.

Nathan menarik nafas panjang lalu membuangnya. Mengusap dadanya dengan tangan sebelahnya. Batinnya harus sabar menghadapi bocah umur dua tahun.

"Nathan" panggil Sean.

Nathan menoleh, sedikit menaikkan alisnya sebagai jawaban.

"Bertiga gak masalah kan? Gede kok kamarnya"

"GAK MAU! OGAH POKOKNYA CUMA GUE BERDUA SAMA SEAN! CUMA S-E-A-N!" Jake mengeja dengan penuh tekanan.

"Yang mau sama lo itu siapa sih sinting. Pacar lo bawa pulang aja deh" ucap Nathan beralih menatap Sean.

Sean tertawa kecil melihat kemarahan si Nathan.

Listen To Me || SUNGJAKE [END] Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang