- 5

1.7K 160 2
                                        

Hari ini Ahyeon memutuskan untuk diantar oleh supir pribadinya, karena gadis itu sedang malas menunggu Ramond

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Hari ini Ahyeon memutuskan untuk diantar oleh supir pribadinya, karena gadis itu sedang malas menunggu Ramond.

"Sayang, nanti eomma jemput ya?"

"Memang tidak apa-apa, eomma menjemputku?"

"Kau tidak mau dijemput eomma?"

"Aniya, maksudku.. kantor eomma dan sekolah beda arah, jadi sangat merepotkan jika eomma menjemputku. Aku kan bisa minta dijemput oleh supir atau diantar Ramond nanti." Jelas Ahyeon pada orangtuanya.

"Eomma mau belanja, jadi sekalian saja eomma menghampirimu."

"Yasudah, jika eomma tidak repot. Ahyeon tidak masalah!"

"Ingat ucapan appa semalam, langsung pulang kerumah jika sudah selesai kelas."

"Iya, Ahyeon ingat! Memang siapa sih tamu yang akan datang kerumah? tidak seperti biasanya kalian mengajak tamu makan malam dirumah. Biasanya kan makan malam diluar, dan Ahyeon juga tidak wajib ikut dengan kalian."

"Kali ini berbeda, karena yang appa undang kemari adalah pemilik perusahaan yang appa kelola selama ini." Ahyeon mengerut dahinya.

"Jadi, selama ini perusahaan yang appa kelola bukan milik appa?!" Jisoo mengangguk dengan santainya.

"Bukan, itu milik teman appa. Kami hanya membantu mengurusnya saja, lagipula dari perusahaan itu pula kita bisa sampai seperti sekarang ini."

"Terus jika appa mengembalikan kepemilikan perusahaan, bagaimana dengan appa?" Jisoo terkekeh mendengar pertanyaan putrinya.

"Tentu appa akan mengambil alih perusahaan yang eommamu kelola, lagipula perusahaan yang kita dirikan juga bisa sampai dengan sekarang berkat perusahaan teman appa itu."

"Lalu eomma?" Jennie menatap kearah sang putri.

"Eomma bisa lebih fokus ke butik jika appamu yang mengambil perusahaan nanti dan eomma juga bisa lebih banyak menghabiskan waktu denganmu setelahnya."

"Benarkah?"

"Iya, lagipula eomma sudah cape bekerja di kantor. Mengurus itu dan ini, jika di butik kan lebih santai. Nanti Ahyeon bantu eomma mendesain ya?"

"Kenapa jadi Ahyeon?"

"Kamu kira eomma tidak tau, jika kau bisa menggambar. Eomma pernah melihat desain baju di buku gambar milikmu loh."

"Yak! Eomma.. kenapa melihat gambar-gambarku tidak izin dulu."

"Eomma kan tidak sengaja, jadi kenapa harus meminta izin dulu. Salahmu juga kenapa kamar sangat berantakan!" Ahyeon pun akhirnya kalah berdebat dengan sang ibu, karena memang salah dirinya yang tidak langsung berbenah kamar.

"Yasudahlah, Ahyeon berangkat dulu." Pamitnya kepada kedua orangtuanya, lalu pergi menuju ke mobil dengan supir yang sudah menunggunya sedaritadi didepan mansion.

Soulmate || CHIYEON (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang